PDIP: Jokowi Mewarisi 3 Masalah Utama dari Pemerintah Sebelumnya

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memberikan sambutan di acara Try Out SBMPTN di Seasons City Mall, Jakarta Barat, Minggu 29 April 2018. TEMPO/Alfan Hilmi

    Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memberikan sambutan di acara Try Out SBMPTN di Seasons City Mall, Jakarta Barat, Minggu 29 April 2018. TEMPO/Alfan Hilmi

    TEMPO.CO, Jakarta-Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-73 di kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat, 17 Agustus 2018. Dalam pidatonya Hasto menyampaikan beberapa pesan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

    Dalam pesan yang dibacakan Hasto disebutkan bahwa pada awal pemerintahan 2014, Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah diwarisi tiga persoalan utama bangsa. "Persoalan pertama adalah melunturnya martabat dan kehormatan bangsa," ujar Hasto.

    Baca: DPP PDIP Gelar Upacara HUT RI 73 di Sekretariat Lenteng Agung

    Hasto menyebut persoalan kedua yang diwarisi Jokowi adalah melemahnya sendi perekonomian nasional. Saat itu, kata dia, Jokowi mewarisi fiskal APBN yang tengah defisit. "Defisit di dalam tiga aspek fundamentalnya, termasuk keseimbangan primer, defisit neraca perdagangan, dan juga defisit di dalam APBN kita," katanya.

    Persoalan lain yang diwarisi Jokowi, ujar Hasto, terkait intoleransi dan krisis kebangsaan. Menurut Hasto tiga persoalan itu memang ada dalam dokumen resmi yang diterima Jokowi dan Jusuf Kalla saat pertama kali menjabat. "Itu sebagai dokumen otentik, dokumen resmi, kami tak mengada-ada," ucapnya saat dikonfirmasi wartawan.

    Simak: Pidato HUT RI, Sekjen PDIP Sindir Soal Mahar Politik

    Meski demikian, kata Hasto, pemerintahan Jokowi yang didukung PDIP telah menetapkan agenda untuk mengentaskan tiga persoalan itu. Agenda tersebut terdapat dalam program kerja Jokowi yang disebut Nawacita. "Karena itulah Trisakti sebagai jawaban dan Nawacita ditetapkan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.