Presiden Berharap MPR dan BPIP Bersinergi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dalam Sidang Tahunan MPR yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dalam Sidang Tahunan MPR yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018.

    INFO NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018. Rapat paripurna dipimpin Ketua MPR Zulkifli Hasan didampingi para wakil ketua MPR. Juga hadir di acara ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Kabinet Kerja, Presiden ketiga B.J. Habibie, Presiden kelima Megawati, serta mantan Wakil Presiden Try Sutrisno dan Boediono. 

    Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengatakan penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara adalah sebuah konvensi ketatanegaraan yang baik, agar seluruh rakyat Indonesia mengetahui apa saja yang dikerjakan lembaga-lembaga negara. Selain itu, menghadirkan semangat keterbukaan dan akuntabilitas yang bertujuan meningkatkan kepercayaan serta dukungan rakyat kepada lembaga-lembaga negara.

    “Forum ini juga menghadirkan semangat kebersamaan dan persatuan antarlembaga negara dalam menghadapi tantangan bangsa dan negara, terutama dalam memenuhi janji kemerdekaan seperti tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonedia Tahun 1945,” katanya.

    Kepercayaan rakyat kepada lembaga-lembaga negara, lanjut Presiden, menjadi sumber kekuatan karena rakyat menghormati, memberi kepercayaan, dan memberi dukungan terhadap tugas konstitusional lembaga negara. Karena itu, kritik dari rakyat kepada lembaga negara harus dimaknai sebagai wujud kepedulian sekaligus harapan rakyat. “Karena itu, forum (Sidang Tahunan MPR) ini sebagai bentuk kebersamaan lembaga-lembaga negara untuk membangun kepercayaan rakyat,” ujarnya.

    Menurut Presiden, selama setahun terakhir, MPR terus berperan sebagai rumah aspirasi bersama, rumah kebangsaan, serta pengawal ideologi Pancasila dan kedaulatan rakyat. MPR telah mengawal dan memberikan jaminan, sistem ketatanegaraan harus mencerminkan semangat serta jiwa yang merupakan implementasi dari nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

    “Karena itu, MPR telah membentuk Panitia Ad Hoc (PAH), yang diberi tugas untuk mempersiapkan materi tentang reformulasi sistem perencanaan pembangunan nasional serta penyempurnaan sistem ketatanegaraan kita,” tutur Presiden Jokowi.

    “MPR juga terus melanjutkan upaya revitalisasi dan reaktualisasi Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Kita mengharapkan agar ada kemitraan intensif antara MPR dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), untuk bersinergi mengawal pembinaan ideologi Pancasila kepada masyarakat, lembaga pemerintah dan negara,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga