Rommy PPP: Tak Ada Istilah Saya Mengatakan Pasti Pak Mahfud MD

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Presiden Joko Widodo santap malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Senin malam 23 Juli 2018. Foto/Biro Pers Setpres

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy atau Rommy menyatakan tak pernah menjanjikan kursi calon wakil presiden (cawapres) untuk Mahfud MD. "Tidak ada istilah saya (mengatakan) pasti Pak Mahfud," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018.

Baca juga: Mahfud MD Blak-Blakan Cawapres Jokowi, PPP: Itu Dinamika Politik

Rommy mengatakan Mahfud memang salah satu kandidat terkuat untuk mendampingi Joko Widodo. Hingga dua hari sebelum penentuan cawapres, elektabilitas Mahfud menempati peringkat kedua tertinggi setelah Jusuf Kalla berdasarkan survei yang diikuti 2.500 pemimpin.

Namun hasil survei itu tak membuat Jokowi pasti memilih Mahfud. "Kalau diukur presentasenya berapa, Pak Jokowi menjawab 90 persen memang Pak Mahfud," ujarnya. Peluang sebesar 10 persen sisanya, kata dia, masih harus dikonfirmasi kepada beberapa pihak yang terlibat.

Rommy memberi tahu Mahfud MD soal peluang tersebut. Saat berkunjung ke rumah Mahfud dua pekan sebelum pengumuman pemilihan cawapres, dia juga menyatakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu dipilih PPP untuk maju sebagai kandidat.

Baca juga: Koalisi Jokowi Ajak JK dan Mahfud MD Masuk di Tim Pemenangan

PPP diberi tugas oleh Jokowi menyiapkan skenario jika kubu lawan mengusung Salim Segaf. "Petinggi partai saat itu menghasilkan keputusan bahwa kalau yang diajukan itu Habib Salim, kita ajukan Kyai Ma'ruf Amin dan Pak Mahfud," ujarnya. Saat itu disampaikan Mahfud memiliki nilai lebih lantaran usianya yang masih produktif.

"Tapi itu saja yang saya sampaikan kepada beliau. Tidak lebih," kata Rommy.

Baca juga: Mahfud MD: Pak Jokowi Tak Usah Merasa Bersalah

Mahfud MD dalam acara ILC TV One menceritakan proses memilih cawapres Jokowi. Dia mengaku dipilih Jokowi sebagai cawapres namun menjelang pengumuman cawapres, namanya digantikan Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin. Menurut dia, Romi sendiri yang menyatakan dirinya yang akan menjadi cawapres Jokowi.






Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

1 jam lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

4 jam lalu

Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

Program pengalihan kompor elpiji 3 kilogram milik masyarakat menjadi kompor listrik kandas di tengah jalan. Apa sebabnya?


Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

8 jam lalu

Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

Presiden Jokowi menyentil pejabat negara yang memamerkan aktivitas melancongnya ke luar negeri di media sosial. Menurut Jokowi, kegiatan para pejabat itu membuat devisa lari ke luar negeri.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

9 jam lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

9 jam lalu

DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

MRT Jakarta telah meminta penyertaan modal daerah Rp 1,7 triliun untuk mengakuisisi PT KCI. Kondisi fiskal terkendala pandemi Covid-19.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

9 jam lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

10 jam lalu

Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

Jokowi menjelaskan, infrastruktur dibutuhkan karena merupakan fondasi bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

10 jam lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

11 jam lalu

Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih memiliki daya belanja yang besar hingga kuartal IV - 2022. Ini untuk menopang ekonomi hingga akhir tahun supaya bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022.


Istana Ganti Ponsel Sabrila, Siswi SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Jokowi

11 jam lalu

Istana Ganti Ponsel Sabrila, Siswi SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Jokowi

Pihak Istana Kepresidenan mengganti ponsel milik Sabrila, siswi SMA di Buton Selatan yang ponselnya rusak saat mengejar rombongan Presiden Jokowi.