Soal Cuitan Andi Arief, Demokrat: Sudah Ada Mekanisme Internal

Calon wakil presiden Sandiaga Uno usai menemui politikus PAN Soetrisno Bachir di Jalan Simprug Golf, Jakarta Selatan pada Sabtu, 11 Agustus 2018 (Andita Rahma)

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan sudah ada mekanisme internal partai untuk membahas polemik mahar politik yang diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Ferdinand tak merinci apa yang dimaksud mekanisme internal tapi meminta polemik itu tak diperpanjang lagi.

"Andi Arief sudah menyatakan akan memenangkan Prabowo Sandi," kata Ferdinand melalui pesan kepada Tempo, Selasa, 14 Agustus 2018.

Baca: Bantah Mahar Rp500 M, PKS Bicarakan Proses Hukum untuk Andi Arief

Ferdinand mengatakan Demokrat juga akan berkomunikasi dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional demi menyelesaikan masalah yang ada. "Kami akan komunikasikan dengan teman-teman koalisi agar tidak lagi menjadi polemik," ujarnya.

Sebelumnya, PKS dan PAN dituding menerima mahar masing-masing sebesar Rp 500 miliar oleh Andi Arief. Andi menyebut uang itu berasal dari bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno. Menurut Andi, Sandiaga menggelontorkan uang itu terkait dengan pencalonannya mendampingi Prabowo Subianto di pilpres 2019.

Baca: Sebut Prabowo-Sandiaga Politik Transaksional, Andi Arief: Akurat

Tudingan Andi Arief itu telah ditampik oleh pihak-pohak terkait. Namun, PKS menyatakan bakal memperkarakan Andi ke ranah hukum. PAN pun melontarkan ancaman serupa jika Andi tak menyampaikan permintaan maaf.

Untuk selanjutnya, kata Ferdinand, setiap suara resmi partai hanya akan disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan atas izin SBY.

Baca: Sandiaga Ogah Polisikan Andi Arief soal Tudingan Mahar Politik






Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

1 jam lalu

Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

PDIP memiliki elektabilitas tertinggi 22,8 persen disusul dengan Partai Gerindra dengan 16,9 persen. Kemudian Golkar dengan 10,3 persen.


PKS Belum Pastikan Ikuti NasDem Umumkan Capres dan Koalisi November

4 jam lalu

PKS Belum Pastikan Ikuti NasDem Umumkan Capres dan Koalisi November

PKS disebut-sebut bakal berkoalisi dengan Partai Demokrat dan Partai NasDem. Ketiganya mengatakan telah menjalin komunikasi yang intensif.


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

20 jam lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

21 jam lalu

Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

Golkar mencapai popularitas 94,0 persen dan kesukaan 75,9 persen.


Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

22 jam lalu

Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni menyatakan nama capres koalisi akan diumumkan 10 November. Hadir di acara bersama Anies Baswedan.


Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

1 hari lalu

Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta menuju Pemilu 2024 tidak ada demokrasi transaksional. Maksudnya?


Partai Politik Sibuk Cari Capres 2024, Anies Baswedan: Enggak Ada yang Genit-genit

1 hari lalu

Partai Politik Sibuk Cari Capres 2024, Anies Baswedan: Enggak Ada yang Genit-genit

Anies Baswedan menyatakan sangat menghormati proses diskusi soal calon presiden 2024 yang sedang dilakukan partai politik.


Anies Baswedan Sebut Partai Sedang Serius Pikirkan Capres 2024

1 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Partai Sedang Serius Pikirkan Capres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut partai politik sedang berproses menentukan calon presiden 2024.


Anies Baswedan Bertemu Syaikhu di Bogor, PKS: Siapa Tahu Jodoh

1 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Syaikhu di Bogor, PKS: Siapa Tahu Jodoh

Gubernur DKI Anies Baswedan bertemu Presiden PKS Ahmad Syaikhu di Bogor. PKS mengapresiasi kehadiran Anies di acara PKS itu.


Kemendagri Bantah Ada Utusan Jokowi ke Demokrat Bahas Pengisian Wagub Papua

3 hari lalu

Kemendagri Bantah Ada Utusan Jokowi ke Demokrat Bahas Pengisian Wagub Papua

Kemendagri membantah soal adanya utusan Jokowi ke Partai Demokrat untuk membahas pengisian posisi kursi Wagub Papua.