Saran PVMBG untuk Rencana Pembangunan di Lokasi Gempa Lombok

Pengungsi korban gempa bumi menjemur sisa nasi di tempat pengungsian di Desa Kayangan, Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 11 Agustus 2018. Gempa bumi berkekuatan 7 skala Richter ini terjadi pada Ahad, 5 Agustus 2018. ANTARA/Zabur Karuru.

TEMPO.CO, Bandung - Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi atau PVMBG Badan  Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral merekomendasikan agar lokasi pembangunan kembali bangunan warga yang roboh digeser dari lokasi retakan akibat gempa Lombok. “Bangunan di zona pergeseran tanah dan retakan dalam dimensi besar akan digeser 20 meter dari retakan utama,” kata Kepala PVMBG Kasbani di Bandung, Senin, 13 Agustus 2018. 

Menurut Kasbani lokasi retakan merupakan jejak sesar yang muncul ke permukaan akibat gempa Lombok yang terjadi dua kali pada 29 Juli 2018 dan 5 Agustus 2018. Retakan muncul akibat pegerakan sesar naik yang dipicu oleh dua kali gempa.

Baca: 
Kunjungi Pengungsi Gempa Lombok, Jokowi Tidur di Tenda
Gempa Lombok, Jokowi Minta TNI Tangani Daerah yang Terisolir

Jejak sesar naik itu tidak hanya berupa rekahan dan retakan, tapi juga pergerakan tanah yang naik dengan tinggi bervariasi antara 2 sentimeter hingga setengah meter. PVMBG menamai sesar baru dengan nama Sesar Naik Lombok Utara. “Sesar baru ini adalah sesar yang teridentifikasi setelah kami cek ke lapangan, setelah gempa.”

Kasbani mengatakan PVMBG menemukan salah satu penyebab bangunan roboh karena berada di lintasan retakan. Retakan utama itu ditemukan paling banyak di Desa Sambik Bengkol, Kecamatan Gangga; lalu Dusun Beraringan, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan; serta Desa Selengan, Kecamatan Kayangan. Sesar ini sudah ada tapi tidak sampai ke permukaan.

Baca: DPR Minta Gempa Lombok Ditetapkan Jadi Bencana ...

Setelah ada gempa, baru sesar muncul di permukaan dengan menunjukkan adanya off-set atau gerak naik. Ada yang kecil, ada yang besar. “Yang teramati di lapangan itu antara 2 sentimeter sampai 50 sentimeter,” kata dia. 

Selain merekomendasikan menggeser bangunan sejauh 20 meter dari lintasan retakan utama itu, PVMBG juga meminta agar bangunan yang didirikan kelak, mengikuti kaidah bangunan tahan gempa. Terutama bangunan yang mengundang konsentrasi banyak orang.

Simak: Korban Meninggal Gempa Lombok Bertambah ...

PVMBG juga merekomendasikan agar pemerintah Lombok Utara dan Lombok Timur agar merevisi rencana tata ruang dan rencana wilayah masing-masing dengan mempertimbangkan jalur sesar itu. Rekomendasi ini disampaikan untuk meminimalisir korban gempa Lombok di masa mendatang.






Dana Pembangunan Rumah Korban Gempa Lombok Diblokir BNPB

13 Desember 2021

Dana Pembangunan Rumah Korban Gempa Lombok Diblokir BNPB

Dana untuk membangun hunian korban gempa Lombok yang diblokir itu mencapai Rp250 miliar.


BMKG Waspadai Gempa Mamuju Sebabkan Tsunami

15 Januari 2021

BMKG Waspadai Gempa Mamuju Sebabkan Tsunami

BMKG ungkap pola sama yang terjadi antara pemicu Gempa Mamuju-Majene, Sulawesi Barat, dengan Gempa Lombok, NTB, 2018.


Kunjungi Lombok, Ma'ruf Amin Tinjau Rekonstruksi Pasca Gempa

19 Februari 2020

Kunjungi Lombok, Ma'ruf Amin Tinjau Rekonstruksi Pasca Gempa

Ma'ruf Amin juga diagendakan meninjau proyek-proyek Wisata Mandalika serta UMKM atau pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pencegahan stunting.


Viral Waspadai Megathrust Jakarta, Ini 3 Alasan Tak Perlu Panik

7 Januari 2020

Viral Waspadai Megathrust Jakarta, Ini 3 Alasan Tak Perlu Panik

Menurut BMKG, gempa Lombok tidak mungkin picu gempa ataupun megathrust di Jawa, utamanya Jakarta, seperti isi pesan yang viral.


Gempa Menggoyang Lombok

9 Oktober 2019

Gempa Menggoyang Lombok

Berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.


PVMBG: Waspadai Awan Panas Guguran Gunung Karangetang

27 Agustus 2019

PVMBG: Waspadai Awan Panas Guguran Gunung Karangetang

PVMBG berharap masyarakat mewaspadai ancaman awan panas guguran Gunung Karangetang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.


Profesor Amerika Minta Maaf Ungkap Potensi Gempa Lombok

18 Juli 2019

Profesor Amerika Minta Maaf Ungkap Potensi Gempa Lombok

Sedikitnya gempa besar selama 500 tahun terakhir menandakan bahwa ada kemungkinan munculnya gempa besar.


Pasca Gempa Lombok, Pertumbuhan Sektor Pertanian Lombok Anjlok

15 Juli 2019

Pasca Gempa Lombok, Pertumbuhan Sektor Pertanian Lombok Anjlok

Pertumbuhan lapangan usaha pertanian di NTP pasca-gempa Lombok hanya sebesar 0,07 persen.


Pariwisata di Gili Indah Lombok Mulai Pulih

13 Juli 2019

Pariwisata di Gili Indah Lombok Mulai Pulih

Sekarang kunjungan wisatawan ke Lombok sudah mulai banyak, meski belum pulih benar seperti saat sebelum gempa.


Lombok Berpotensi Gempa Megathrust, Gubernur: Jangan Panik

5 Juli 2019

Lombok Berpotensi Gempa Megathrust, Gubernur: Jangan Panik

Gubernur NTB meminta masyarakat tidak panik menyikapi pemberitaan tentang potensi gempa megathrust di Lombok.