Kata Fadli Zon Jika JK Menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di tengah acara Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. TEMPO/Ahmad Faiz.

    Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di tengah acara Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. TEMPO/Ahmad Faiz.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan dirinya ingin tahu apakah Wakil Presiden Jusuf Kalla benar menjadi bagian atau ketua dari tim kampanye pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

    "Ya kita tunggu saja, apa betul. Apa betul sudah resmi? " kata Fadli di depan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, Senin, 13 Agustus 2018.

    Baca: Fadli Zon: Tim Sukses Prabowo - Sandiaga Dibentuk Pekan Ini

    Fadli mengatakan sah-sah saja jika JK bergabung dengan tim pemenangan Jokowi dan Ma'ruf. Namun ia juga menyindir bahwa nantinya tak ada yang mengurus rakyat karena dua pemimpin negara sibuk berkampanye untuk pilpres 2019. "Itu sah-sah saja. Ya mungkin rakyat makin enggak ada yang ngurus," kata dia.

    Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani sebelumnya mengatakan banyak yang mendorong JK menjadi ketua tim kampanye nasional. Salah satu alasannya agar posisi ini tak menjadi rebutan partai-partai koalisi pengusung.

    Baca: Koalisi Prabowo - Sandiaga Godok Tim Pemenangan Pilpres 2019

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G. Plate memastikan JK tak menjadi ketua tim kampanye nasional tapi ketua dewan penasihat untuk tim pemenangan calon presiden inkumben Jokowi dalam pilpres 2019. "Sudah fix," kata Johnny di Posko Cemara, Jakarta pada Ahad, 12 Agustus 2018.

    JK pun telah secara tegas menolak menjadi ketua tim kampanye nasional. Namun dia menyatakan bersedia jika ditunjuk menjadi ketua dewan penasihat. "Kalau penasihat tentu, kan memberikan pandangan-pandangan," kata JK di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 13 Juli 2018.

    Baca: Begini Posisi SBY, Sohibul, dan Zulkifli di Tim Prabowo - Sandiaga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.