Begini Posisi SBY, Sohibul, dan Zulkifli di Tim Prabowo - Sandiga

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di kediamannya di Jalan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu malam, 25 Juli 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di kediamannya di Jalan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu malam, 25 Juli 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan para ketua umum partai koalisi pengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan ditempatkan di posisi terhormat dalam tim pemenangan.

    Baca: Meski Prabowo Pilih Sandiaga, GNPF Tetap #2019GantiPresiden

    "Karena para ketua umum sangat penting dalam penentuan kebijakan partai politiknya," kata Muzani di depan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat, Senin, 13 Agustus 2018.

    Muzani mengatakan, penempatan para ketua umum di dalam struktur tim pemenangan merupakan sesuatu yang dianggap penting. Sebab, nantinya kebijakan setiap partai politik akan dituangkan ke dalam platform perjuangan calon presiden dan calon wakil presiden.

    Baca: Prabowo dan Sandiaga Tiba di RSPAD, Siap Jalani Tes Kesehatan

    Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjadi bakal capres dan cawapres yang diusung oleh koalisi empat partai, yakni Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Demokrat, serta mendapat dukungan dari Partai Berkarya.

    Dengan begitu, para pimpinan yang akan mendapatkan posisi terhormat yakni Presiden PKS Sohibul, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

    "Termasuk Pak SBY dan para ketua umum parpol lainnya," ujarnya.

    Baca: AHY Masuk Kandidat Ketua Tim Pemenangan Prabowo - Sandiaga

    Dalam penjajakan koalisi sebelumnya, SBY disebut-sebut bakal menjadi mentor Prabowo di Pilpres 2019. SBY disebut bakal turun gunung memenangkan Prabowo dengan sumbangsih pengalamannya menjabat presiden selama dua periode.

    Namun, penjajakan koalisi Gerindra dan Demokrat sempat alot menjelang rencana deklarasi pencalonan presiden. Demokrat menolak Sandiaga sebagai calon wakil presiden Prabowo. Partai berlambang bintang mercy ini baru memutuskan akan berkoalisi dengan Gerindra di jam-jam akhir menjelang pendaftaran ke KPU.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.