Korban Meninggal Gempa Lombok Bertambah Menjadi 392 Orang

Reporter

Pengungsi korban gempa bumi menjemur sisa nasi di tempat pengungsian di Desa Kayangan, Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 11 Agustus 2018. Gempa bumi berkekuatan 7 skala Richter ini terjadi pada Ahad, 5 Agustus 2018. ANTARA/Zabur Karuru.

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan korban meninggal akibat gempa Lombok terus bertambah. Korban tersebar di beberapa wilayah di Lombok.

Baca: Nasib Pengungsi Gempa Lombok yang Terkatung-katung

"Hingga Sabtu kemarin, tercatat 392 orang meninggal dunia," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Ahad, 12 Agustus 2018.

Sebelumnya, gempa berkekuatan 7 pada skala richter mengguncang Lombok dan sekitarnya, Ahad, 5 Agustus 2018. Setidaknya ada ratusan kali gempa susulan setelah gempa utama itu. Terakhir, gempa susulan cukup besar kembali terjadi pada Kamis, 9 Agustus 2018.

Baca: Alasan Jokowi Belum Tetapkan Bencana Nasional untuk Gempa Lombok

Sutopo merinci, korban meninggal di Lombok Utara, 30 korban sebanyak 339 orang, Lombok Barat (30 orang), Kota Mataram (9 orang), Lombok Timur (10 orang), serta Lombok Tengah dan Kota Lombok masing-masing 2 orang. "Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa," katanya.

Gempa Lombok ini setidaknya juga menyebabkan 1.353 orang luka-luka yang terdiri dari 783 luka berat dan 570 luka ringan. Sutopo menuturkan korban luka-luka terbanyak terdapat di Lombok Utara berjumlah 640 orang.

Menurut Sutopo, gempa ini juga menyebabkan 387.067 orang mengungsi di ribuan titik. Para pengungsi tersebut, kata dia, tersebar di empat kabupaten kota di Lombok. "Di Kabupaten Lombok ada 198.846 orang, di Lombok Barat ada 91.372 orang, di Kota Mataram 20.343 ada orang, dan di Lombok Timur sebanyak 76.506 orang," ucapnya.

Baca: Pengungsi Gempa Lombok Masih Tinggal di Tenda-tenda dari Terpal

Sutopo menuturkan gempa Lombok juga menimbulkan kerusakan fisik pada bangunan. BNPB mencatat kerusakan terjadi setidaknya pada 67.875 rumah, 606 sekolah, 6 jembatan, 3 rumah sakit, 10 puskesmas, 15 masjid, 50 mushola, dan 20 gedung perkantoran. BPNB juga masih mendata rumah dan bangunan rusak ini agar korban cepat mendapat bantuan perbaikan dari pemerintah.






Gempa Terasa di Sumedang dari Sesar Darat Cileunyi-Tanjungsari

2 hari lalu

Gempa Terasa di Sumedang dari Sesar Darat Cileunyi-Tanjungsari

Sumber gempa tergolong dangkal dengan kedalaman 16 kilometer.


Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

2 hari lalu

Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

Gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara menyebabkan kerusakan rumah warga dan fasilitas lainnya di 9 kecamatan.


Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

2 hari lalu

Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.


Badan Geologi Sebut Potensi Bahaya Ikutan di Lokasi Gempa Tarutung, Likuefaksi?

3 hari lalu

Badan Geologi Sebut Potensi Bahaya Ikutan di Lokasi Gempa Tarutung, Likuefaksi?

Gempa terkini di Tarutung telah menyebabkan sedikitnya satu orang meninggal dan sembilan korban luka. Selain itu, lima bangunan roboh.


Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

3 hari lalu

Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

Gempa merusak di Tarutung yang terakhir terjadi satu dekade lalu. Pemicu sama, kekuatan sedikit lebih lemah, 165 rumah rusak.


Gempa di Tapanuli Utara Dinihari, Warga: Kencang Banget Seperti Mau Kiamat

3 hari lalu

Gempa di Tapanuli Utara Dinihari, Warga: Kencang Banget Seperti Mau Kiamat

Gempa berpusat di darat dengan intensitas guncangan sampai skala VI MMI. Dipastikan merusak dan jatuh korban. Simak data BMKG.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

4 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

Topik tentang dua gempa darat kembali terjadi di Sumatera pada Jumat pagi dan dinihari menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

5 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.


8 Gempa Darat dalam 10 Hari di Sumatera, Begini Kata BMKG

8 hari lalu

8 Gempa Darat dalam 10 Hari di Sumatera, Begini Kata BMKG

Sejumlah gempa darat dengan dampak guncangannya yang bisa dirasakan menyapa Pulau Sumatera beberapa hari belakangan.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Prakiraan Cuaca BMKG, Jumlah Mahasiswa UT

10 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Prakiraan Cuaca BMKG, Jumlah Mahasiswa UT

Topik tentang prakiraan cuaca BMKG bahwa sebagian wilayah Indonesia dilanda hujan pada Sabtu menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.