BNPB: Kabar Gempa Besar Malam Ini di Lombok Hoax

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Foto aerial pencarian korban di bawah reruntuhan Masjid Jamiul Jamaah, yang rusak akibat gempa bumi, di Bangsal, Lombok Utara, NTB, Rabu, 8 Agustus 2018. Lebih dari 200 ribu orang mengungsi akibat terdampak gempa. ANTARA/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meminta agar masyarakat mengabaikan kabar hoax mengenai akan terjadinya gempa susulan berkekuatan 7,5 pada Skala Richter (SR) pada Ahad, 12 Agustus 2018, pukul 22.30 WITA.

Baca juga: Jangan Sumbang Susu Formula ke Korban Gempa Lombok, Alasannya...

"Di Lombok masih banyak beredar hoax atau informasi menyesatkan di sosial media. Isinya bahwa nanti malam pukul 22.30 WITA hingga 23.59 WITA diperkirakan akan terjadi gempa susulan berkekuatan 7,5 SR dan diharapkan tidak berada di dalam rumah," kata Sutopo dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, hari ini.

Sutopo pun membantah mengenai informasi bohong tersebut. "Itu semua hoax, tidak benar. Ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia saat ini belum bisa memprediksi gempa secara pasti, di mana, kapan, berapa besar gempanya. Abaikan dan jangan ikut-ikutan menyebarkan," kata Sutopo.

Ada juga hoax yang disebarkan dengan mencantumkan foto dan nama Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB berisi adanya ramalan orang Belanda yang memperingatkan akan ada gempa besar.

Planet ini sangat sibuk dengan peristiwa alam gempa dan gunung meletus. Akan terjadi gempa bumi dangkal yang besar akan terjadi di Indonesia.

Baca juga: BNPB Lega NTB Memperpanjang Masa Tanggap Darurat Gempa Lombok

"Jika masyarakat menerima informasi dalam bentuk apa pun mengenai akan terjadi gempa dengan menyebutkan waktu, kekuatan, lokasi, itu tidak benar," kata Sutopo.

Hingga H+7 bencana, yaitu pada Sabtu (12/8) tercatat 392 orang meninggal dunia akibat gempa di Lombok. Sebaran korban meninggal dunia akibat gempa adalah di Kabupaten Lombok Utara 339 orang, Lombok Barat 30 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 10 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Lombok 2 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa.

Korban luka-luka akibat gempa Lombok itu tercatat 1.353 orang, terdiri atas 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang.

Baca juga: Gempa Lombok, BNPB: 75 Persen Permukiman di Lombok Utara Hancur

Sementara itu pengungsi sebanyak 387.067 orang yang tersebar di ribuan titik pengungsian. Sebaran dari pengungsi adalah di Kabupaten Lombok 198.846 orang, Lombok Barat 91.372 orang, Kota Mataram 20.343 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.






BMKG Update Magnitudo, Gempa Susulan Sudah Terjadi Lagi di Tarutung Pagi Ini

21 jam lalu

BMKG Update Magnitudo, Gempa Susulan Sudah Terjadi Lagi di Tarutung Pagi Ini

BMKG memperbarui data gempa yang kembali mengguncang Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada Jumat dinihari menjelang pagi tadi, 7 Oktober 2022


Gempa Terkini Kembali Bangunkan Warga di Tapanuli Utara, Ini Data BMKG

1 hari lalu

Gempa Terkini Kembali Bangunkan Warga di Tapanuli Utara, Ini Data BMKG

Rangkaian gempa darat masih terjadi di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Dua kejadian gempa terkini memiliki kekuatan signifikan.


BMKG Catat Lebih dari 100 Kali Gempa Susulan di Tapanuli Utara

1 hari lalu

BMKG Catat Lebih dari 100 Kali Gempa Susulan di Tapanuli Utara

Petakan dampak pascagempa kuat M5,8 di Tapanuli Utara, BMKG gelar survei mikroseismik.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

2 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

Gempa tidak berpotensi tsunami


Gempa Terasa di Sumedang dari Sesar Darat Cileunyi-Tanjungsari

5 hari lalu

Gempa Terasa di Sumedang dari Sesar Darat Cileunyi-Tanjungsari

Sumber gempa tergolong dangkal dengan kedalaman 16 kilometer.


Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

5 hari lalu

Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

Gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara menyebabkan kerusakan rumah warga dan fasilitas lainnya di 9 kecamatan.


Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

5 hari lalu

Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.


Badan Geologi Sebut Potensi Bahaya Ikutan di Lokasi Gempa Tarutung, Likuefaksi?

6 hari lalu

Badan Geologi Sebut Potensi Bahaya Ikutan di Lokasi Gempa Tarutung, Likuefaksi?

Gempa terkini di Tarutung telah menyebabkan sedikitnya satu orang meninggal dan sembilan korban luka. Selain itu, lima bangunan roboh.


Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

6 hari lalu

Gempa Tarutung, BMKG Catat Lebih dari 40 Gempa Susulan Hingga Pagi Ini

Gempa merusak di Tarutung yang terakhir terjadi satu dekade lalu. Pemicu sama, kekuatan sedikit lebih lemah, 165 rumah rusak.


Gempa di Tapanuli Utara Dinihari, Warga: Kencang Banget Seperti Mau Kiamat

7 hari lalu

Gempa di Tapanuli Utara Dinihari, Warga: Kencang Banget Seperti Mau Kiamat

Gempa berpusat di darat dengan intensitas guncangan sampai skala VI MMI. Dipastikan merusak dan jatuh korban. Simak data BMKG.