Ma'ruf Amin Tes Kesehatan, Sandiaga Uno Olahraga Ringan

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengenakan topeng pasangan Capres Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat melakukan aksi di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Jumat, 10 Agustus 2018. Aksi tersebut sebagai bentuk suka cita dan dukungan masyarakat kepada kedua pasangan Capres-Cawapres dalam Pilpres 2019. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Warga mengenakan topeng pasangan Capres Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat melakukan aksi di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Jumat, 10 Agustus 2018. Aksi tersebut sebagai bentuk suka cita dan dukungan masyarakat kepada kedua pasangan Capres-Cawapres dalam Pilpres 2019. ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua calon wakil presiden menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Kepresidenan Pusat Kesehatan Angkatan Darat Gatot Soebroto. KH Ma’ruf Amin yang dipasangkan dengan Joko Widodo atau Jokowi diperiksa oleh dokter pada Ahad, 12 Agustus 2018. Sehari kemudian, Sandiaga Uno yang dipasangkan dengan Prabowo Subianto rencananya menjalani pemeriksaan kesehatan.

    Ma’ruf yang mengenakan kemeja putih tiba di Rumah Sakit Kepresidenan Pusat Kesehatan Angkatan sekitar pukul 08.00 WIB bersama Jokowi. Mengaku tak melakukan persiapan khusus, Ma'ruf sedang berpuasa yang menjadi bagian dari persyaratan sebelum pemeriksaan 16 poin kesehatan. "Enggak ada, biasa-biasa saja," kata Ma'ruf Amin tentang ada tidaknya persiapan khusus itu, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Ahad, 12 Agustus 2018.  

    Sandiaga Salahuddin Uno yang baru akan memeriksa kesehatannya sehari kemudian bersama Prabowo, beraktivitas pagi ini di acara Ancol Triathlon di Pantai Lagoon, Jakarta Utara. "Beristirahat cukup, tidur. Tadi rencananya sudah janji sama teman-teman mau ikut renang, tapi diputuskan tidak jadi karena disarankan oleh dokter untuk beristirahat. Saya hanya ikut relaksasi, joggingnya aja lima kilometer," kata Sandiaga.

    Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia Ilham Oetama Marsis memperkirakan pemeriksaan kesehatan calon presiden dan calon wakil presiden berlansung selama 9 hingga 12 jam. Hasil pemeriksaan akan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum oleh tim kesehatan IDI dan RSPAD paling lambat dua hari setelahnya.

    "Kesimpulan pemeriksaan kesehatan itu adalah calon mampu atau tidak mampu secara jasmani dan rohani; serta positif atau negatif penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya," katanya.

    Pemeriksaan kesehatan dilakukan atas permintaan Komisi Pemilihan Umum sebagai bagian pemenuhan syarat mampu secara jasmani dan rohani sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. Komisi Pemilihan Umum dijadwalkan menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden peserta Pemilu 2019 pada 20 September 2018.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.