Susi Pudjiastuti: Sekarang Tak Ada Lagi yang Tanya Soal Cawapres

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjoget Baby Shark dalam acara kampanye Pandu Laut Nusantara saat car free day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 15 Juli 2018. Dalam kegiatan tersebut, Menteri Susi meresmikan organisasi Pandu Laut Nusantara bertema bersatu mencintai, menjaga, dan merawat laut Nusantara. TEMPO/M. Taufan Rengganis.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjoget Baby Shark dalam acara kampanye Pandu Laut Nusantara saat car free day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 15 Juli 2018. Dalam kegiatan tersebut, Menteri Susi meresmikan organisasi Pandu Laut Nusantara bertema bersatu mencintai, menjaga, dan merawat laut Nusantara. TEMPO/M. Taufan Rengganis.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersyukur atas keluarnya dua nama pasangan calon presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Dua pasangan itu, Jokowi - Ma'ruf Amin, serta Prabowo Subianto -Sandiaga Uno telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemarin, Jumat, 10 Agustus 2018.

    Baca juga : Kala Susi Digoda Sandi Jadi Cawapres Prabowo: Saya Tenggelamkan

    Susi bersyukur karena telah bebas dari wacana dirinya akan maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Jokowi. "Tidak ada lagi yang tanya-tanya cawapres, apa itu dari mana ceritanya," kata Susi ketika memberi sambutan dalam Festival Muara Baru, Jakarta Utara, Sabtu, 11 Agustus 2018.

    Pada Maret lalu, nama Susi mencuat sebagai salah satu kandidat pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Khususnya, saat Susi dimasukkan dalam bursa calon wakil presiden versi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Partai pimpinan Grace Natalie itu menyodorkan Susi bersama 11 nama lainnya sebagai pendamping ideal bagi Jokowi.

    Terlebih, Susi juga terlihat dekat dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, Megawati Soekarnoputri. Susi juga pernah mengaku diajari oleh Megawati untuk menjawab pertanyaan soal cawapres.

    Baca juga: Jokowi Sindir Susi Mau Jadi Cawapres karena Beri Perintah Menteri

    "Kemarin Bu Mega ajarin saya di Surabaya, kalau ditanya wartawan tentang cawapres, KTA saja gak punya katanya (Megawati) gitu," ujar Susi usai menghadiri acara peringatan 20 tahun reformasi di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Mei 2018.

    Untuk Pilpres 2019, Susi Pudjiastuti mengimbau masyarakat untuk damai, tidak perlu berkelahi hanya karena perbedaan. Karena menurut Susi, segala bentuk perbedaan tidak lantas harus menjadi perpecahan dan permusuhan. "Apalagi sumpah-serapa, caci memaki tidak boleh, rugi sendiri kalian," ucap Susi kepada warga Muara Baru yang hadir dalam festival.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.