Kabar Gempa Lombok Hari Ini, Korban Meninggal Jadi 387 Orang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan suami-istri Rogiono (atas) dan Mita Sari beserta bayinya, Gempa Maulana (dua hari), berada di tenda kesehatan tempat pengungsian korban gempa bumi di Tanjung, Lombok Utara, NTB, Jumat, 10 Agustus 2018. ANTARA

    Pasangan suami-istri Rogiono (atas) dan Mita Sari beserta bayinya, Gempa Maulana (dua hari), berada di tenda kesehatan tempat pengungsian korban gempa bumi di Tanjung, Lombok Utara, NTB, Jumat, 10 Agustus 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Korban meninggal akibat gempa Lombok terus bertambah. Hingga enam hari pasca-gempa berkekuatan 7 skala Richter (SR) itu, korban meninggal tercatat 387 orang.

    Baca juga: Alasan Jokowi Belum Tetapkan Bencana Nasional untuk Gempa Lombok

    "Jumlah korban gempa terus bertambah. Hingga Sabtu, 11 Agustus, tercatat 387 orang meninggal dunia," kata Kepala Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Sabtu, 11 Agustus 2018.

    Sutopo mengatakan korban tewas tersebut tersebar di beberapa kota dan kabupaten. Korban paling banyak berasal dari Lombok Utara, yakni 334 orang, disusul Lombok Barat 30 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 10 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang.

    Sutopo mengatakan jumlah 387 orang meninggal adalah korban yang sudah terverifikasi. Data ini, kata dia, masih akan terus bertambah. Diperkirakan korban meninggal akan terus bertambah karena masih ada korban yang diduga tertimbun longsor dan bangunan roboh. Selain itu masih ada korban meninggal yang belum didata dan dilaporkan ke posko.

    Selain menyebabkan korban tewas, gempa Lombok mengakibatkan 13.688 orang luka berat dan 387.067 orang mengungsi. "Jumlah pengungsi ini juga sementara karena belum semua pengungsi terdata (dengan) baik," ujar Sutopo.

    Pemerintah daerah, kata Sutopo, juga telah memperpanjang masa tanggap darurat hingga 25 Agustus mendatang. Menurut dia, hal ini perlu karena masih ada sejumlah daerah yang belum tersentuh bantuan, seperti di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Pemenang, Lombok.

    Baca juga: Kisah Korban Gempa Lombok yang Tinggal di Pengungsian

    "Aksesnya sulit dijangkau, jalan menuju lokasi pengungsi juga rusak. Seperti jalan di Lombok Utara mengalami kerusakan akibat gempa," ucapnya.

    Setelah gempa Lombok berkekuatan 7 SR, gempa susulan terus terjadi di Lombok. Hingga Kamis, 9 Agustus lalu, gempa susulan cukup besar berkekuatan 6,2 SR kembali mengguncang Lombok dan menambah jumlah korban meninggal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.