Jumat, 17 Agustus 2018

Jokowi Pilih Ma'ruf Amin, Adik Ahok Kirim Ayat Mengasihi Musuh

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 2,5 Tahun Jakarta Bersama Ahok

    2,5 Tahun Jakarta Bersama Ahok

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yaitu Fifi Lety Indra, menanggapi keputusan Joko Widodo atau Jokowi yang menggandeng Ketua Majelis Utama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin sebagai wakilnya dalam Pilpres 2019. Bukan dengan komentar, adik Ahok ini justru mengirimkan salah satu ayat dalam Alkitab.

    Baca: Ditelepon Megawati, Ma'ruf Amin: Saya Enak di Jalur Dakwah, Tapi...

    "Lukas 6:27-28. Konteks: Kasihilah musuhmu. 6:27: Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu 1 , berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; b 6:28 mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu," kata Fifi melalui pesan singkat, Jumat, 10 Agustus 2018.

    Sebelumnya, Ahok telah memberikan dukungan kepada Jokowi untuk memperjuangkan jabatan presiden dua periode. Dukungan tersebut ia tuliskan melalui selembar kertas yang tersebar di media sosial. Surat tersebut dilengkapi tanda tangan Ahok tertanggal 24 Juli 2018 yang ditulisnya di balik Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

    “Terus berjuang untuk pak Jokowi 2 periode, salam BTP,” tulis Ahok. Surat itu ditujukan kepada GK-JO atau Galang Kemajuan Jokowi, yang merupakan salah satu kelompok relawan Jokowi.

    Ketika Ahok menulis surat itu, Jokowi belum memilih cawapres. Sekarang, Jokowi telah menunjuk Ma'ruf Amin untuk mendampinginya dalam Pilpres 2019. Seperti diketahui, hubungan antara kubu Ahok dengan Ma'ruf Amin sempat memanas.

    Simak juga: Pidato Ma'ruf Amin Soal Ekonomi Syariah Bikin Jokowi Kesengsem

    Ma'ruf Amin yang duduk sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia pernah mengeluarkan fatwa yang menyatakan Ahok menistakan Al-Quran dan ulama. Sebabnya adalah pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang menyitir Surat Al-Maidah. Fatwa ini kemudian digunakan oleh kelompok lain untuk menyeret Ahok ke pengadilan. Ahok saat ini masih mendekam di Rumah Tahanan Salemba cabang Mako Brimob. Ia divonis dua tahun penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kabinet Kerja Jokowi, 6 Menteri Nyaleg, 1 Mundur

    Asman Abnur dari PAN dan enam menteri Kabinet Kerja Jokowi mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif sejak KPU membuka pendaftaran.