Jumat, 19 Oktober 2018

Guncangan 6,2 SR Iringi Penyerahan Bantuan Jabar Peduli

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gempa susulan yang kuat berkekuatan 6,2 menghantam Pulau Lombok, NTB, Kamis, 9 Agustus 2018, sekitar pukul 13.30 WIT.  REUTERS

    Gempa susulan yang kuat berkekuatan 6,2 menghantam Pulau Lombok, NTB, Kamis, 9 Agustus 2018, sekitar pukul 13.30 WIT. REUTERS

    INFO JABAR - Gempa berkekuatan 6,2 skala ricter (SR) kembali mengguncang Lombok, Kamis, 9 Agustus 2018. Pj Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan, beserta rombongan yang tengah menyalurkan bantuan secara langsung di kawasan Posko Pusat Bencana Lombok Utara, di RSUD Tanjung, Lombok Utara, merasakan langsung dahsyatnya guncangan tersebut.

    Kala itu Pj Gubernur Iriawan tengah melakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, Kepala Polda NTB Achmat Juri, serta pihak Korem 162 Wira Bhakti, dan juga para relawan di posko pusat bencana tersebut.

    Guncangan yang cukup kuat tersebut menimbulkan kegaduhan akibat goyangnya bangunan Gedung RSUD. Sejumlah genteng dan jendela berjatuhan.

    Pj Gubernur Jabar, Direktur Utama bank bjb, Kapolda NTB, Bupati Lombok Utara, serta pejabat lainnya pun ikut bergeser ke tempat yang lebih aman.

    "Ini kembali kita rasakan guncangan gempa, mudah-mudahan ini yang terakhir," ujar Iriawan.

    Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berkekuatan 6,2 skala ricter itu berlokasi di 8.36 LS 116.22 BT atau 6 km barat laut Lombok Utara. Pusat berada di kedalaman 12 kilometer.

    Dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan mekanisme sumbernya, maka gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust).

    Gempa ini, berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap BMKG), dan hasil pemodelan, tidak berpotensi tsunami.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.