Rabu, 17 Oktober 2018

Musyawarah Nasional PKB: Ada Opsi Cak Imin - Gatot Nurmantyo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat melepas para pemudik gratis di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Ahad, 10 Juni 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat melepas para pemudik gratis di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Ahad, 10 Juni 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Musyawarah Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Bangsa (Muspimans PKB) menghasilkan tiga pandangan. Hari ini, Kamis, 9 Agustus 2018, PKB menggelar musyawarah di DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta. 34 DPW hadir dalam musyawarah untuk membicarakan posisinya dalam koalisi Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    Baca: Cawapres Jokowi, Manuver Cak Imin, Mahfud MD, dan Reaksi NU

    Ketua DPP PKB Ida Fauziah mengatakan, suasana Muspimans PKB berlangsung sangat tegang dan banyak pandangan bertolak belakang antar DPW. Ada tiga pandangan yang muncul," ujar Ida di DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta pada Kamis, 9 Agustus 2018.

    Opsi pertama, ujar Ida, cukup kuat keyakinan bahwa Cak Imin akan mendampingi Jokowi. Kedua, Cak Imin akan berpasangan dengan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Ketiga, menghendaki Jokowi sebagai calon presiden, siapapun wakil presiden-nya.

    Ida mengatakan, tiga opsi itu diperoleh dari hasil musyawarah dan sudah dicoba untuk kompromikan. "Tapi sampai sekarang, DPW kokoh pada tiga opsi itu," ujar Ida. "Jadi keputusannya diserahkan kepada DPP PKB, opsi mana yang akan diambil".

    Ida menyebut, saat ini dia akan segera memberikan hasil Muspimnas kepada DPP. "Dalam satu atau dua jam mendatang, kami usahakan menyerahkan hasil," ujar Ida.

    Adapun sebelumnya, PKB telah menyatakan dukungan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi di pilpres 2018. Namun, belakangan posisi PKB sedang rapuh. Sebab, ada kemungkinan Jokowi tidak memilih Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai cawapres. Alih-alih nama yang menguat adalah Mahfud Md.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.