Selasa, 14 Agustus 2018

Menjelang Pendaftaran Pilpres, Rommy: Masih Ada 1 Partai Galau

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo santap malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Senin malam 23 Juli 2018. Foto/Biro Pers Setpres

    Presiden Joko Widodo santap malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Senin malam 23 Juli 2018. Foto/Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengatakan masih ada satu partai yang galau berat soal posisinya menjelang pendaftaran capres untuk pemilihan presiden atau Pilpres 2019 ini.

    Baca juga: Pengamat Sebut PAN Bermain Dua Kaki Menjelang Pilpres 2019

    "Karena selama empat tahun ini habis-habisan mengkritik lebih dari oposisi, tapi dia melihat realitas politik yang sebaliknya," kata Romahurmuziy lewat akun Twitternya @MRomahurmuziy pada Rabu 8 Agustus 2018.

    Dalam cuitan berikutnya, pria yang akrab disapa Rommy itu tak menyebutkan partai mana yang galau itu. Sebelumnya partai di koalisi Jokowi mengatakan masih terbuka untuk menerima kehadiran partai baru dalam sembilan partai koalisi itu menjelang penutupan pendaftaran capres di Pilpres 2019.

    Menurut Sekjen PPP Arsul Sani, koalisi tak menutup kemungkinan jika ada partai lain yang ingin bergabung dengan mereka. Ia yakin hal itu tak akan merusak konsolidasi yang telah terjalin. "Tidak akan mengubah konfigurasi apapun," kata Arsul di KPU, Selasa 7 Agustus 2018.

    Baca juga: Zulkifli Hasan Bungkam Setelah Bertemu Presiden Jokowi di Istana

    Adapun partai yang selama ini disebut ditunggu kehadirannya di koalisi Jokowi menjelang Pilpres 2019 adalah Partai Amanat Nasional atau PAN. Hingga saat ini PAN masih menyisakan kadernya di Kabinet Kerja Jokowi yaitu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

    PAN hingga kini belum menentukan sikap akan berkoalisi dengan kubu Jokowi atau Prabowo. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kemarin melakukan pertemuan dengan Jokowi. Namun malam harinya, ia juga bertemu dengan Prabowo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia Polii dan Apriani Rahayu Ingin Sejarah Baru di 2018

    Setelah Nitya Krishinda cedera, pasangan atlet bulu tangkis ganda putri Greysia Polii dan Apriani Rahayu menjadi unggulan di Asian Games 2018 nanti.