ACTA Protes Keras Pertemuan Sekjen Koalisi Jokowi dan KPU

Ketua KPU Arief Budiman (keenam kiri) bergandengan tangan dengan sembilan sekretaris jenderal (Sekjen) partai koalisi pengusung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di gedung KPU, Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018. Kedatangan sembilan sekjen koalisi pendukung Jokowi tersebut untuk berkonsultasi terkait pendaftaran calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Pertemuan para sekretaris jenderal partai politik koalisi Jokowi dengan komisioner KPU pada Selasa 7 Juli 2018 menuai protes. Kelompok Advokat Cinta Tanah Air atau ACTA akan mengajukan protes resmi ke KPU menyoal pertemuan tertutup tersebut.

Baca juga:  Soal Pidato Berani Diajak Berantem, Jokowi: Ditonton yang Komplet

"Kami mengajukan nota protes keras terhadap KPU RI terkait adanya pertemuan tertutup antara komisioner KPU RI dengan sekjen partai politik pendukung Jokowi di Gedung KPU RI pada tanggal 7 Agustus kemarin," kata Ketua ACTA, Kris Ibnu T. Wahyudi, melalui keterangan tertulis, Rabu, 8 Agustus 2018.

Kris mempertanyakan sikap KPU karena jelas-jelas mereka adalah pendukung salah satu calon presiden di Pilpres 2019. "Tapi KPU justru melakukan pertemuan tertutup sehingga tidak diketahui apa saja hal-hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut," kata Kris Ibnu.

Menurut dia, pertemuan itu bisa diibaratkan pertemuan antara wasit dengan satu kubu klub sepakbola sebelum digelarnya pertandingan. "KPU harusnya ekstra hati-hati dalam menjaga integritas, kehormatan, kemandirian, dan kredibilitas mereka. Jangan memberi ruang bagi siapapun untuk meragukan netralitas mereka," ucapnya.

Kris mengatakan saat ini sudah banyak beredar di media sosial pertanyaan dari publik soal apa yang sebenarnya terjadi pada pertemuan kemarin.

Pertemuan tertutup KPU dengan para sekjen partai politik pendukung Jokowi, menurut Kris telah melanggar azas keterbukaan yang diatur dalam Pasal 6 huruf d Kode Etik Penyelenggara Pemilu yang berbunyi, “Penyelenggara Pemilu memberikan akses informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat sesuai kaedah keterbukaan informasi publik."

"Melalui nota keberatan ini kami meminta agar KPU membuka kepada publik rekaman video pertemuan dengan para sekjen partai pendukung Jokowi tersebut dalam waktu paling lama 3 x 24 jam setelah nota keberatan ini kami sampaikan," ujar Kris.

Baca juga: Begini Pidato Lengkap Jokowi Soal Siap Diajak Berantem yang Viral

Sembilan sekretaris jenderal partai koalisi pengusung Presiden Joko Widodo memang menyambangi kantor KPU di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 7 Agustus 2018, pukul 14.00 WIB.

Sekjen Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani membocorkan, koalisi pendukung Jokowi akan menunjukkan dokumen administratif yang telah disiapkan kepada Komisioner KPU. "Kami ingin memastikan, ada yang kurang enggak. Kalau masih kurang jadi bisa dilengkapi," ujar Arsul di Posko Cemara, Jakarta pada Senin malam, 6 Agustus 2018

Arsul mengatakan, sebenarnya koalisi Jokowi telah mempersiapkan persyaratan administratif secara lengkap. Kendati, nama cawapres Jokowi belum ada. "Semua sudah siap, kecuali cawapres-nya yang masih kosong," ujar Arsul.

Baca juga: PPP: Koalisi Jokowi Terbuka terhadap Partai Baru, Asalkan...

Selain itu, kedatangan sembilan sekjen ke KPU ini juga untuk memberitahu kapan perkiraan koalisinya akan bersama-sama mendaftarkan Jokowi dan pasangannya ke KPU. "Kami akan memberikan ancer-ancer kapan akan mendaftar," ujar Arsul.

Adapun sembilan partai pendukung Jokowi yakni, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Hanura, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.






Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

9 jam lalu

Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

Presiden Jokowi memimpin parade senja dan upacara penurunan bendera di Kementerian Pertahanan.


Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

13 jam lalu

Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

Dalam jajak pasar itu, Jokowi akan berdialog langsung dengan calon investor yang sudah menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di IKN.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

14 jam lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

14 jam lalu

Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

Gugatan terhadap Jokowi soal ijazah palsu diajukan oleh seorang bernama Bambang Tri Mulyono ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.


Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

18 jam lalu

Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

CEO Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson mengungkapkan, PT Freeport Indonesia telah memberikan banyak keuntungan ekonomi terhadap pemerntah Indonesia sejak 1992 hingga 2021.


Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

18 jam lalu

Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

Mahfud Md mengatakan Presiden Jokowi memberi target TGIPF Tragedi Kanjuruhan menyelesaikan investigasnya selama satu bulan.


Mahfud MD Ungkap Rencana Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan Kamis

19 jam lalu

Mahfud MD Ungkap Rencana Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan Kamis

Mahfud MD memaparkan rencana Presiden Jokowi untuk mengunjungi korban tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur dan menyerahkan santunan


Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

19 jam lalu

Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

Di antara 4 menko di kabinet Jokowi, siapakah yang paling kaya antara Luhut, Muhadjir Effendy, Airlangga Hartarto atau Mahfud MD? Berapa utangnya?


Mahfud Md Sebut Kepres TGIPF Tragedi Kanjuruhan Terbit Hari Ini

19 jam lalu

Mahfud Md Sebut Kepres TGIPF Tragedi Kanjuruhan Terbit Hari Ini

Mahfud Md hari ini menemui Presiden Jokowi di Istana Negara untuk membeitahu pembentukan TGIPF Tragedi Kanjuruhan. Akan dibuat Kepres.


Sinyal Jokowi Cabut Status Pandemi Covid-19, Ini 5 Negara yang Sudah Tak Wajibkan Pakai Masker

20 jam lalu

Sinyal Jokowi Cabut Status Pandemi Covid-19, Ini 5 Negara yang Sudah Tak Wajibkan Pakai Masker

Jokowi memberikan sinyal akan nyatakan pandemi Covid-19 di Indonesia akan berakhir. Negara mana saja yang sudah bebas masker?