Dalam Satu Hari, Zulkifli Hasan Gelar Pertemuan dengan Jokowi dan Prabowo

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) didampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan setelah buka puasa bersama di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Presiden Jokowi (kanan) didampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan setelah buka puasa bersama di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zukifli Hasan melakukan pertemuan dengan dua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto dalam satu hari.
     

    "Iya hari ini, pak Zul bertemu dengan pak Jokowi dan Prabowo," ujar Wakil Ketua Umum PAN Mulfahri Harahab saat ditemui dikediaman Zulkifli Hasan di Jakarta pada Selasa malam 7 Agustus 2018.

    Fahri mengatakan dengan Jokowi, Zulkifli melakukan pertemuan di Istana. Pembicaraan  membahas terkait persiapan sidang MPR.

    Namun Fahri tidak menampik jika dalam pertemuan tersebut juga membicarakan terkait Pilpres. "Ya kalau Pilpres itu hanya bagian kecilnya," ujarnya.

    Sedangkan pertemuan dengan Prabowo, kata Fahri, dilakukan pada malam harinya di rumah dinas Zulkifli. Dia menyebutkan pertemuan tersebut hanya berlangsung sebentar.

    "Tadi ada pak Prabowo," katanya.

    Fahri mengaku tidak mengetahui isi pertemuan antara Zulkifli dan Prabowo.

    Simak juga: Bertemu Prabowo, Zulkifli Hasan Bicara Soal Transfer Caleg

    PAN hingga kini belum memiliki sikap jelas dalam pemilihan presiden 2019. Mereka tak kunjung memutuskan apakah bergabung dengan kubu Jokowi atau merapat pada Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto.

    Sebelumnya Zulkifli Hasan mengatakan rencananya PAN baru akan menentukan sikapnya setelah menggelar rapat kerja nasional 9 Agustus mendatang. Rakernas ini sempat diagendakan pada 6 Agustus namun batal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.