Rabu, 17 Oktober 2018

Wakil Bendahara Umum PPP Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik KPK menunjukkan barang bukti sitaan saat konferensi pers  terkait OTT terhadap anggota DPR Komisi XI Fraksi Demokrat Amin Santono dapil Jawa Barat X, di Gedung KPK, Jakarta, 5 Mei 2018. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Penyidik KPK menunjukkan barang bukti sitaan saat konferensi pers terkait OTT terhadap anggota DPR Komisi XI Fraksi Demokrat Amin Santono dapil Jawa Barat X, di Gedung KPK, Jakarta, 5 Mei 2018. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta-Wakil Bendahara Umum Partai Persatuan Pembangunan atau PPP Puji Suhartono mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, 6 Agustus 2018. Dia tak hadir dengan alasan ada keluarganya yang sakit. "Saksi Puji Suhartono mengirimkan surat tidak bisa hadir pemeriksaan karena ada keluarga yang sakit," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

    Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemeriksaan pengurus partai berlambang Ka'bah itu dalam kasus dugaan suap dana perimbangan daerah. Puji akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka anggota Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Amin Santono.

    Baca: KPK Periksa Wakil Bendahara PPP dalam Kasus Suap Dana Perimbangan

    KPK menetapkan Amin sebagai tersangka penerima suap terkait dana perimbangan daerah dalam RAPBN-P 2018 bersama dengan pejabat Kementerian Keuangan Yaya Purnomo. Amin dan Yaya diduga menerima uang dari pihak kontraktor di Sumedang sebagai komitmen fee sebanyak 7 persen dari proyek yang senilai Rp 25 miliar di kabupaten tersebut.

    Dalam proses penyidikan kasus ini, KPK menggeledah rumah Puji di Graha Raya Bintaro, Jakarta Selatan pada 26 Juni 2018. Dari penggeledahan itu, KPK menyita dokumen penganggaran dan uang Rp 1,4 miliar dalam pecahan Dolar Singapura.

    Simak: Kasus Suap Amin Santono, KPK Geledah Rumah Anggota Fraksi PAN DPR

    Febri berujar KPK telah menjadwalkan ulang pemeriksaan Puji pada Rabu, 8 Agustus 2018. Dia berharap Wakil Bendahara PPP itu memenuhi panggilan. "Kami harap yang bersangkutan datang di jadwal itu," kata Febri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.