Gerindra Menilai Pidato Jokowi Level Tim Sukses, Bukan Presiden

Editor

Amirullah

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani memberikan keterangan seusai Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, 11 April 2018. TEMPO/Arkhelaus W.

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan pihaknya sangat menyayangkan pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pidatonya yang memuat kalimat "kalau diajak berantem juga berani."

Baca: Gerindra Anggap Pernyataan Jokowi Mendorong Kekerasan

Menurut Muzani, Jokowi adalah presiden, pemimpin pemerintahan, kepala negara. Jokowi, kata dia, adalah pemimpin dan kepala negara dari banyak suku, etnis, agama, pulau, dan latar belakang.

"Tetapi ketika presiden mengatakan bahwa kalau 'diajak berantem, harus berani', kami sangat menyesalkan itu karena itu bukan sebuah ajakan pemimpin kepala negara yang mempersatukan, menyatukan, mempertahankan persaudaraan, dan menyejukkan dalam suasana tahun politik ini," kata dia kepada wartawan di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin, 6 Agustus 2018.

Menurut Muzani, pernyataan Jokowi itu adalah pernyataan seorang tim sukses, bukan pernyataan kepala negara. "Apalagi bersamaan dengan itu ada deklarasi 'lanjutkan, lawan, dan libas'. Saya kira ini adalah pernyataan yang paralel dengan (pidato) pada hari yang sama."

Dia menghimbau seluruh bangsa Indonesia untuk tenang. "Bahwa kita ada perbedaan presiden dan wakil presiden, iya. Kita ada perbedaan partai politik jelas, kita ada perbedaan agama tentu saja, tapi janganlah perbedaan itu yang menyebabkan kita berantem," ujarnya.

Baca: Gerindra: Jokowi Tak Perlu Mengintip Siapa Cawapres Prabowo

Muzani mengaku tak tahu maksud dari kata 'berantem' yang dilontarkan Jokowi. Menurut dia, harus dijelaskan, jangan belakangan dijelaskan setelah menjadi problem dan kekhawatiran banyak pihak.

"Sekali lagi tugas presiden ketika dilantik sebagai presiden adalah mempersatukan seluruh bangsa, seluruh wilayah, masyarakat dengan komponen yang berbeda. Bukan mengadu, mengaduk, atau ngompor," ucap Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini.






Indonesia Bebas dari Sanksi FIFA, Pemerintah dan Badan Sepak Bola Dunia itu Bentuk Tim Transformasi

1 jam lalu

Indonesia Bebas dari Sanksi FIFA, Pemerintah dan Badan Sepak Bola Dunia itu Bentuk Tim Transformasi

Jokowi mengatakan pemerintah Indonesia dan FIFA akan membentuk tim transformasi untuk sepak bola Tanah Air menyusul tragedi Kanjuruhan.


Jokowi: FIFA Sudah Kirim Surat, Indonesia Tak Kena Sanksi

1 jam lalu

Jokowi: FIFA Sudah Kirim Surat, Indonesia Tak Kena Sanksi

Presiden Jokowi mengatakan Indonesia tidak dikenai sanksi oleh FIFA soal kericuhan setelah pertandingan sepak bola Liga 1 di Kanjuruhan.


Kemendagri: Kepres Soal Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Terbit Pekan Depan

8 jam lalu

Kemendagri: Kepres Soal Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Terbit Pekan Depan

Kepres Jokowi soal Pj Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan diperkirakan akan terbit pekan depan. Heru Budi Hartono dikabarkan akan mengisi kursi itu.


6 Fakta Hillary Brigitta Lasut, Terakhir Melaporkan Komika Mamat Alkatri

10 jam lalu

6 Fakta Hillary Brigitta Lasut, Terakhir Melaporkan Komika Mamat Alkatri

Hillary Brigitta Lasut anggota DPR termuda dari Partai Nasdem. Berikut sederet fakta tentangnya, termasuk melaporkan komika Mamat Alkatiri.


Kata KSAL Yudo Margono Soal Panglima TNI. Kandidat Terkuat?

11 jam lalu

Kata KSAL Yudo Margono Soal Panglima TNI. Kandidat Terkuat?

Apa jawaban Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudo Margono soal calon Panglima TNI? Mengapa nama Yudo penting untuk dipertimbangkan Jokowi?


ESDM Sebut RI Tak Akan Bangun PLTU Baru Kecuali Proyek Strategis Nasional

16 jam lalu

ESDM Sebut RI Tak Akan Bangun PLTU Baru Kecuali Proyek Strategis Nasional

Kementerian ESDM menyatakan pembangunan PLTU yang sudah ada dalam proyek strategis nasional tetap dijalankan.


Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

17 jam lalu

Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

Kemendagri telah menyerahkan tiga nama calon Penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.


Anies Baswedan Sebut Riza Patria Mirip Pasangan Ganda Badminton, meski Dukung Prabowo

21 jam lalu

Anies Baswedan Sebut Riza Patria Mirip Pasangan Ganda Badminton, meski Dukung Prabowo

Anies Baswedan menganggap, dirinya dan Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria seperti pasangan ganda badminton.


Sandiaga Uno: Siapa pun Harus Siap Dicalonkan untuk Pilpres 2024

1 hari lalu

Sandiaga Uno: Siapa pun Harus Siap Dicalonkan untuk Pilpres 2024

Sandiaga Uno mengatakan soal suara agar dia menjadi calon presiden atau calon wakil presiden akan berganung pada keputusan partai politik.


Polri Sebut Aturan Pengamanan Sepak Bola Belum Selaras dengan Regulasi FIFA

1 hari lalu

Polri Sebut Aturan Pengamanan Sepak Bola Belum Selaras dengan Regulasi FIFA

Mabes Polri yang diwakilkan Wakil Komandan Korps Brimob menyatakan sudah ada prosedur pengamanan, tapi belum selaras dengan FIFA.