Rabu, 17 Oktober 2018

TNI Kirim Satuan Kesehatan untuk Penanganan Korban Gempa Lombok

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pasien dilarikan keluar rumah sakit setelah gempa berkekuatan 7 SR yang berpusat di Lombok di Denpasar, Bali, 5 Agustus 2018. REUTERS/Johannes P. Christo

    Ratusan pasien dilarikan keluar rumah sakit setelah gempa berkekuatan 7 SR yang berpusat di Lombok di Denpasar, Bali, 5 Agustus 2018. REUTERS/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia mengirim 100 personel Yon Gabungan Marinir dalam Satuan Tugas Kesehatan untuk turut menangani korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat pascaguncangan berkuatan 7,0 skala Richter, Ahad malam, 5 Agustus 2018. "Pemberangkatan pertama
    Satuan Tugas Kesehatan dari Halim Perdanakusuma ke Lombok," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Fadhilah saat ditemui di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Senin, 6 Agustus 2018.

    Satuan Tugas yang dikirimkan pagi ini terdiri dari 60 dari Banpur, 15 Brigif, 13 Kavaleri, 12 Artileri. Satgakes juga dilengkapi beserta peralatan medis, obat-obatan, bahan makanan, enam tenda rumah sakit lapangan.

    Baca:
    Gempa Lombok, Ini Kendala Penanganan dan Kebutuhan Mendesak
    Gempa Lombok Utara, Korban Meninggal 82 Orang

    Fadhilah menyebutkan sebelumnya pada pagi ini juga sudah diberangkatkan 82 personel TNI dari Lapangan Udara Abdurahman Saleh dengan fokus kepada kesehatan bagi korban bencana gempa. Hari ini kata dia, KRI Suharso 900, kapal rumah sakit TNI AL juga akan diberangkatkan dari pangkalan TNI AL di Surabaya.

    Tim akan berkoordinasi dengan Kodam, BPBD untuk memetakan prioritas bantuan. "Nanti titik pioritasnya akan berkoordinasi dengan kodam, BPBD setempat," ujarnya.

    Baca: BMKG Mencabut Peringatan Dini Tsunami Gempa Lombok

    Dalam apel keberangkatan Asisten Operasional Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pasung mengatakan prioritas penyelamatan difokuskan pada evakuasi korban yang masih selamat. Ia berpesan kepada Satuan Tugas Kesehatan, "Ini tugas mulia, untuk melayani saudara-saudara kita yang tertimba bencana, bekerja dengan maksimal."

    Hingga Senin dini hari, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal sebanyak 82 orang dan ratusan orang luka-luka. BNPB masih mendata kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa Lombok yang guncangannya terasa hingga ke Jawa Timur itu.

    Simak: BMKG: Peluruhan Gempa Lombok Berlangsung ...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.