Imigrasi: Pencekalan Belinda Lopez karena Masalah Keimigrasian

Reporter

Editor

Erwin Prima

Warga negara asing, Bellinda Lopez berenang di kolam Bunderan HI, Jakarta, Jum'at (3/7). Bellinda berenang dalam rangka perpisahannya untuk kembali ke negaranya Australia setelah 1,5 tahun bekerja di Indonesia.TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menyatakan pencekalan terhadap warga negara Australia Belinda Lopez terkait masalah keimigrasian. Imigrasi menyatakan mahasiswi doktoral itu dicekal masuk Indonesia karena problem administrasi.

Baca: Belinda Lopez, Mahasiswa Asal Australia Dicekal Masuk ke Bali

"Alasannya keimigrasian, masalah administrasi," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Ditjen Imigrasi Agung Sampurno saat dihubungi, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Sebelumnya, Belinda mengaku dicekal masuk ke Indonesia saat mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu, 4 Agustus dini hari. Menurut Belinda, pihak imigrasi bandara menyatakan dirinya masuk daftar tangkal Indonesia.

"Saya telah ditolak masuk Bali dan ditahan di sebuah ruangan di Bandara Ngurah Rai Denpasar," kata dia saat dihubungi Sabtu, 4 Agustus 2018.

Belinda mengatakan dia telah ditahan di ruangan detensi sejak Sabtu, pukul 00.00. Dia tak diizinkan naik pesawat kembali ke Australia hingga pukul 22.00 malam nanti. "Saya akan ditahan hampir 24 jam sebelum dideportasi," kata mahasiswi Mcquarie University ini.

Meski begitu, Belinda mengaku diperlakukan baik selama tinggal di rumah detensi. "Saya sangat capai. Tapi staf penjaganya sopan, saya diantar ke toko untuk beli air putih dan makanan," kata dia.

Belinda mengaku tidak tahu alasannya dicekal. Pihak imigrasi, kata dia, justru bertanya balik ke dia. "Apakah saya pernah lakukan sesuatu yang buruk kepada Indonesia?" kata dia.

Agung tidak menjelaskan lebih jauh soal masalah keimigrasian yang membuat Belinda ditangkal. Dia mengatakan penangkalan terhadap warga asing dengan alasan keimigrasian memang diatur dalam Undang-Undang Imigrasi.

"Di dalam UU keimigrasian alasan penangkalan orang itu ada beberapa, pertama keamanan, kedua keimigrasian, pidana dan lain-lain," kata dia.

Menurut Agung, tidak ada yang istimewa dalam deportasi yang dialami oleh Belinda. Dia mengatakan pihak imigrasi memang biasa memproses penangkalan terhadap warga asing sesuai dengan aturan. "Begitupun di negara lain, setiap hari ratusan orang Indonesia juga dipulangkan," kata dia.

Agung mengatakan penahanan terhadap Belinda juga sudah sesuai prosedur. Saat seseorang terdeteksi dalam sistem, kata dia, maka petugas wajib menahan dia di ruang detensi imigrasi sambil menunggu kepulangan. Orang tersebut harus dipulangkan dengan pesawat yang sama saat dia tiba.

Soal aturan soal pesawat yang sama inilah yang menurut Agung membuat Belinda Lopez harus menunggu. Karena Belinda memakai pesawat dari maskapai Virgin Air saat datang ke Indonesia, maka dia juga harus dipulangkan dengan pesawat tersebut. "Masalahnya penerbangan maskapai itu memang sedikit, kalau malam itu ada penerbangan pasti juga akan langsung dipulangkan," kata Agung.






Pertugas Imigrasi Sering Tanyakan Soal ini Bagi Pemohon Paspor

15 jam lalu

Pertugas Imigrasi Sering Tanyakan Soal ini Bagi Pemohon Paspor

Berikut pertanyaan yang paling sering ditanyakan saat membuat paspor untuk kepentingan berlibur, pendidikan dan bekerja. Apa saja?


Simak Tips Bagi Pemohon Paspor Saat Jalani Sesi Wawancara

1 hari lalu

Simak Tips Bagi Pemohon Paspor Saat Jalani Sesi Wawancara

Selain proses penyerahan dokumen yang dibutuhkan, pemohon paspor harus mengikuti sesi wawancara dengan petugas imigrasi.


Kini Paspor Berlaku 10 Tahun, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

2 hari lalu

Kini Paspor Berlaku 10 Tahun, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Masa berlaku paspor di Indonesia sekarang menjadi 10 tahun dari yang semula hanya 5 tahun.


Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, 12 Konter Pemeriksaan Imigrasi Telah Siap

6 hari lalu

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, 12 Konter Pemeriksaan Imigrasi Telah Siap

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta yang melayani penerbangan internasional kembali beroperasi. Imigrasi siapkan 12 konter pemeriksaan.


Begini Cara dan Syarat Mendapatkan Paspor dengan Masa Berlaku 10 Tahun

7 hari lalu

Begini Cara dan Syarat Mendapatkan Paspor dengan Masa Berlaku 10 Tahun

Pembuat paspor harus warga negara Indonesia, berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.


Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

13 hari lalu

Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

Kalangan pelaku usaha jasa pengurusan izin tinggal sementara (ITAS) Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negera Asing mengapresiasi langkah Direktorat Jenderal Imigrasi memangkas lebih pendek jalur birokrasi


Tentang Cekal, Dua Tindakan yang Tidak Dapat Dilakukan Bersamaan terhadap Satu Orang

15 hari lalu

Tentang Cekal, Dua Tindakan yang Tidak Dapat Dilakukan Bersamaan terhadap Satu Orang

Cekal, cegah tangkal merujuk pada istilah dalam bahasa Belanda, yakni blokkering yang berarti penutupan dan signalering yang berarti mengamati.


Imigrasi Kupang Periksa Dokumen Penumpang Kapal Pesiar Asal Perancis

16 hari lalu

Imigrasi Kupang Periksa Dokumen Penumpang Kapal Pesiar Asal Perancis

Kapal pesiar berbendera Prancis itu sedang menuju Pink Beach, Labuan Bajo, Manggarai Barat.


Mengapa Orang Bisa Kena Cekal atau Pencegahan ke Luar Negeri?

24 hari lalu

Mengapa Orang Bisa Kena Cekal atau Pencegahan ke Luar Negeri?

Cekal atau pencegahan dalam keimigrasian larangan bersifat sementara terhadap orang tertentu keluar negeri, karena alasan tertentu


Rekening Gubernur Papua Lukas Enembe Diblokir PPATK, Punya Dana Tunai Rp 61 Miliar

25 hari lalu

Rekening Gubernur Papua Lukas Enembe Diblokir PPATK, Punya Dana Tunai Rp 61 Miliar

PPATK memblokir rekening Gubernur Papua Lukas Enembe. Uang sebesar Rp 61 miliar disebut berasal dari Dana Otsus Papua dan setoran sejumlah bupati.