Jokowi Sebut Banyak Masyarakat Malas Berjalan Kaki

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menghadiri peluncuran program Jalan Terus Indonesia sebagai bagian dari promosi Asian Games 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 4 Agustus 2018. Tempo / Friski Riana

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menghadiri peluncuran program Jalan Terus Indonesia sebagai bagian dari promosi Asian Games 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 4 Agustus 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan banyak masyarakat Indonesia yang malas berjalan kaki.

    "Saya baca sebuah berita bahwa masyarakat kita malas berjalan agak jauh. Yang agak dekat saja malas, apalagi jauh," kata Jokowi dalam acara peluncuran program Jalan Terus Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 4 Agustus 2018.

    Baca: Kental Nuansa Jawa, Ini Makna Nama Cucu Presiden Jokowi

    Jokowi mengatakan masyarakat sekarang ini lebih suka parkir kendaraan yang berdekatan dengan pintu masuk. Bahkan, kata dia, para tamunya yang datang ke Istana Bogor saja banyak yang memakirkan mobilnya di depan pintu Istana karena ingin jalan sependek mungkin. "Padahal kita pengin sehat semua," ujarnya.

    Jokowi pun menceritakan kebiasaannya yang doyan jalan kaki ketika mengunjungi daerah. Ia menyebutkan sudah terbiasa jalan kaki ketika masuk perdesaan, sawah, maupun tepi pantai. Sebab, kata Jokowi, jalan kaki itu menyehatkan. Ia juga mengungkapkan bahwa setiap pagi selalu melakukan jogging.

    Baca: Begini Gaya Jokowi Mengenang Mobil Pertamanya, Suzuki Jimny

    "Kadang jam 12 atau 1 siang coba jalan cepat. Saya coba, enak sekali dari ujung atas ke bawah keringat semua. Ya masyarakat kita harus seperti itu harusnya," kata Jokowi.

    Dengan adanya peluncuran gerakan Jalan Terus Indonesia, Jokowi berharap masyarakat bisa ikut terlibat agar lebih sehat dan menjadi bagian dari promosi perhelatan Asian Games 2018.

    Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi sebagai inisiator gerakan Jalan Terus Indonesia mengatakan gerakan ini dilatarbelakangi hasil riset. Indonesia, kata dia, menduduki peringkat terendah dari 46 negara dalam hal berjalan, yaitu hanya 3.600 langkah per hari.

    Bertepatan dengan perhelatan Asian Games dan program Jokowi untuk meningkatkan kualitas hidup, Michael mengajak masyarakat menambah 500 langkah tiap harinya. "Dengan harapan memberikan support kepada atlet nasional. Kami harap peringkat Indonesia dalam berjalan meningkat," kata Michael.

    Baca: Presiden Jokowi Dapat Undangan Khusus dari Judas Priest


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?