MUI Minta Kementerian Kesehatan Tunda Pemberian Vaksin MR

Reporter

Seorang siswa mengintip diberikan imunisasi campak dan rubella (MR) di SD Negeri 61 Kota Gorontalo, Gorontalo, Kamis, 2 Agustus 2018. ANTARA/Adiwinata Solihin

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersepakat dengan Kementerian Kesehatan untuk menunda pemberian vaksin campak dan rubella atau vaksin MR bagi masyarakat muslim di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menunggu kejelasan tentang kehalalan bahan baku pembuatan vaksin MR ini.

"Menunda pelaksanaan imunisasi MR bagi masyarakat muslim sampai ada kejelasan hasil pemeriksaan dari produsen dan ditetapkan fatwa MUI," ujar Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Baca:
Kementerian Kesehatan Kesulitan Melakukan Vaksin MR di Luar Jawa
Bio Farma: Vaksin MR Telah Digunakan di Negara-negara Muslim

Menurut Asrorun, vaksin MR yang diproduksi oleh Serum Institut of India (SII) ini masih belum bisa dipastikan halal atau haram. Selama ini belum ada pemeriksaan dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI tentang kehalalan vaksin itu.

"Produk vaksin MR belum dimohonkan sertifikasi halal, sehingga belum ada pemeriksaan." Namun, MUI sudah mengeluarkan fatwa yang membolehkan imunisasi pada 2016. Imunisasi yang ditolak itu apabila vaksin yang digunakan mengandung bahan haram dan belum ada opini keagamaan. "Tapi yang haram pun dalam kondisi tertentu bisa digunakan," katanya.

Baca: Asrorun Niam: MUI Riau Bukan Menolak Imunisasi Vaksin MR, Tapi ...

Asrorun mengatakan MUI akan segera membahas dan menetapkan fatwa tentang vaksin MR dalam waktu secepatnya. Saat ini MUI dan Kemenkes menunggu data bahan baku pembuatan vaksin dari SII agar dapat segera diteliti.

Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek menyatakan kementerian berupaya membantu mempercepat proses sertifikasi halal vaksin MR yang akan dilakukan MUI. "Kementerian Kesehatan akan segera menyurati SII selaku produsen vaksin MR untuk dapat memberikan data yang dibutuhkan mempercepat proses sertifikasi halal."

Simak: Kesepakatan MUI, Menteri Kesehatan, dan Bio Farma Soal Vaksin MR ...

MUI Kepulauan Riau mengimbau warga tidak ikut imunisasi campak sebagaimana tertuang dalam surat kepada Gubernur Kepulauan Riau tertanggal 30 Juli 2018. MUI Kepulauan Riau meminta Kementerian Kesehatan menunda pemberian imunisasi vaksin MR sampai terbit sertifikat halal dari MUI Pusat. Selain itu, mereka meminta MUI Pusat segera bertemu dengan Kementerian Kesehatan untuk membahas masalah ini.

MUI dan Kemenkes telah bertemu Jumat kemarin. Dalam pertemuan itu, semua pihak menyepakati beberapa hal termasuk percepatan sertifikasi halal vaksin MR.

SYAFIUL HADI | FRISKI RIANA






DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

2 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Pemerintah Pastikan Seluruh Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan Gratis

2 hari lalu

Pemerintah Pastikan Seluruh Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan Gratis

Pemerintah melaporkan data sementara korban tragedi Kanjuruhan Malang. Sampai saat ini ada 129 orang meninggal dan 188 luka.


Memahami Diet Seimbang Secara Benar

2 hari lalu

Memahami Diet Seimbang Secara Benar

Pernah mendengar istilah diet seimbang? Mengapa diet seimbang itu perlu?


Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan, MUI: Banyak Perempuan Punya Anak Kecil Juga Ditahan

4 hari lalu

Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan, MUI: Banyak Perempuan Punya Anak Kecil Juga Ditahan

Majelis Ulama Indonesia menilai penahanan Putri Candrawathi wujud komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.


Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

9 hari lalu

Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

Kementerian Kesehatan meluncurkan laboratorium jejaring OIC CoE untuk mendukung tercapainya tujuan kemandirian produksi vaksin.


Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

16 hari lalu

Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

Istighosah serentak mendoakan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin itu diadakan di 40 kecamatan selama 4 hari berturut-turut.


Azyumardi Azra Meninggal, Anwar Abbas Sebut Pandangan Beliau Banyak Dijadikan Rujukan

16 hari lalu

Azyumardi Azra Meninggal, Anwar Abbas Sebut Pandangan Beliau Banyak Dijadikan Rujukan

Azyumardi Azra disebut menyuburkan budaya akademik dan ilmiah di kalangan akademisi dan mahasiswa UNI Syarif Hidayatullah


Warga Depok dan Tangerang yang Kontak Erat dengan Pasien Cacar Monyet Dinyatakan Sehat

18 hari lalu

Warga Depok dan Tangerang yang Kontak Erat dengan Pasien Cacar Monyet Dinyatakan Sehat

Tiga warga asal Kota Depok dan Tangerang sempat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif cacar monyet pertama di Indonesia


Update Kasus Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Kemenkes: 7 Masih Pending

18 hari lalu

Update Kasus Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Kemenkes: 7 Masih Pending

Kementerian Kesehatan telah sejauh ini memeriksa 91 kasus dugaan hepatitis akut misterius pada anak di Indonesia.


Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

18 hari lalu

Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

Dia adalah satu-satunya pasien terkonfirmasi positif cacar monyet di Tanah Air hingga trennya di dunia yang kini menurun.