Petani dan Pedagang Beras Dukung Moeldoko Jadi Cawapres Jokowi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Moeldoko. REUTERS/Beawiharta

    Moeldoko. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Para petani dan pedagang yang tergabung dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menilai sosok Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai sosok yang tepat untuk menjadi cawapres Jokowi.

    "Pak Moeldoko itu setelah pensiun dari Panglima TNI, dia langsung terjun ke pertanian, makanya dia dijuluki Panglima Tani, hidupnya di lingkungan tani, dia memahami betul tentang pertanian," kata Sekretaris Jenderal HKTI Bambang Budi Waluyo melalui keterangan tertulis, Jumat, 3 Agustus 2018.

    Baca: Ulang Tahun, Moeldoko Didukung Jadi Cawapres Jokowi 2019

    Moeldoko dinilai memiliki kemampuan dalam mewujudkan kedaulatan pangan di tanah air. Bambang menyebut pengetahuan Moeldoko tentang pertanian tidak perlu diragukan. Apalagi saat ini Moeldoko merupakan Ketua Umum HKTI.

    Bambang melihat Moeldoko dengan Jokowi akan saling melengkapi. "Di satu sisi Pak Jokowi meningkatkan infrastruktur itu sangat bagus sekali, baru 5 tahun sudah membangun, yang luar Jawa tidak pernah disentuh, sedangkan Pak Moeldoko sendiri membangun tentang petani dan pertanian," kata dia.

    HKTI di bawah kepemimpinan Moeldoko, telah mengidentifikasi lima masalah yang dihadapi petani dan pertanian di Indonesia. Lima masalah itu adalah sempitnya lahan, akses petani terhadap perbankan sangat rendah, respon petani terhadap teknologi pertanian masih belum baik, persoalan manajerial dan persoalan paska panen.

    Baca: Relawan Jodoh Dorong Moeldoko Jadi Cawapres Jokowi

    Dalam kepemimpinannya yang hampir 2 tahun, kata Bambang, Moeldoko telah membuat langkah-langkah konkrit untuk menghadapi masalah-masalah itu, seperti membuka akses kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk industri dan perguruan tinggi untuk membantu dan memberikan solusi petani.

    Sementara itu, kalangan pedagang beras juga mendukung jika Moeldoko maju sebagai pendamping Jokowi. "Pasangan ideal. Kami mendukung, apalagi Pak Moeldoko tahu persoalan pertanian," kata Billy Haryanto, pedagang beras di Jakarta.

    Baca: Moeldoko: Total Hidup Saya untuk Pak Jokowi

    Billy mengatakan sebagai Ketua HKTI Moeldoko selalu menjalin komunikasi yang bagus dengan semua kalangan termasuk dengan pedagang. Komunikasi ini penting untuk menghilangkan kecurigaan antar pihak.

    "Pedagang beras suka dituduh macem-macem. Kami sering jadi kambing hitam kalau ada kisruh beras. Tapi Pak Moeldoko bisa memahami kami sebagai pedagang dengan baik karena komunikasi beliau juga baik. Sehingga tidak ada kecurigaan," kata Billy.

    Pedagang beras di Pasar Induk Cipinang Jakarta itu menilai pengalaman Moeldoko memimpin HKTI menjadi modal berharga untuk memahami persoalan pertanian dan ketahanan pangan. "Jadi bisa nyambung antara infrastruktur dan pertanian. Keduanya saling melengkapi," kata Billy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.