Rabu, 17 Oktober 2018

Cegah Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan, Sukseskan Asian Games 2018

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persiapan pencegahan asap kebakaran hutan dan lahan di Palembang, Jumat, 3 Agustus 2018. (Foto: Parliza Hendrawan)

    Persiapan pencegahan asap kebakaran hutan dan lahan di Palembang, Jumat, 3 Agustus 2018. (Foto: Parliza Hendrawan)

    Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas sebagai official partner Asian Games 2018 memperkuat kesiapsiagaan di seluruh areal konsesi dan luar konsesi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tidak tanggung-tanggung, APP Sinar Mas telah menggelontorkan dana lebih dari Rp 170 miliar untuk membantu pencegahan Karhutla khususnya di Sumatera Selatan. Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk menjadikan Sumsel dan Indonesia umumnya bebas dari bencana asap sebagai akibat dari Karhutla.

    "Khusus penjagaan (karhutla) di saat Asian Games ini kami tambah Rp 50 miliar," katanya, seusai kegiatan Apel Gelar Komando Karhutla di Lapangan Griya Agung, Palembang, Jumat, 3 Agustus 2018. Aggaran tambahan tersebut  di luar anggaran tahunan, untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla jelang dan selama Asian Games, sepanjang bulan Mei hingga Oktober tahun ini. Kontribusi ini di luar investasi lebih dari US$100 juta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla hingga 2018 ini.

    Pihaknya menilai, torehan prestasi adalah tujuan akhir dari ajang olah raga multi-event sekaliber Asian Games, yang hanya dapat terjadi dalam kondisi yang kondusif, dalam hal ini atmosfer kompetisi yang bebas asap. Untuk hal itulah, setiap waktu Sinar Mas turut aktif berupaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di dalam maupun sekitar konsesi yang dikelola. Ketika agenda nasional seperti Asian Games berlangsung, maka sudah pasti perseroan melakukan penguatan dari berbagai sisi.

    Selain menyiagakan lebih dari 800 orang anggota regu pemadam kebakaran berikut 42 orang anggota Tim Reaksi Cepat yang memiliki kualifikasi khusus, yang didukung beragam peralatan, termasuk 4 helikopter untuk melakukan pemadaman dari udara (water bombing), APP Sinar Mas mengaktifkan pula 184 pos pantau serta 36 menara api (pandang).

    Agar langkah pencegahan serta penanggulangan semakin cepat dan tepat, difungsikan pula Command Center dengan pusat data berbasis Geospatial Information System di Jakarta yang terhubung dengan situation room yang tersebar di seluruh satuan kerja di lapangan. Di situation room tadi, jumlah serta sebaran titik api, kondisi cuaca, konsesi beserta status pos dan menara pengamatan di lapangan dapat diketahui secara real time.

    Apel Gelar Komando Karhutla dipimpin langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, hadir pula Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BNPB Willem Rampangile dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Setelah melihat kesiapsiagaan personil dan peralatan yang dimiliki oleh Sinar Mas, TNI Polri dan Manggala Agni, Panglima TNI sangat optimistis tingkat kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sekecil mungkin sehingga atlet, official dan tamu lainnya tidak terganggu asap. “TNI, Polri, BNPB, BPPT dan mitra kita Sinar Mas lakukan upaya penceghan agara Asian Games aman dan lancar,” katanya.

    Ditempat yang sama, Kepala BNPB Willem Rampangilei, mengatakan, pihaknya sudah memaksimalkan upaya penanganan karhutla di Sumsel dan sekitarnya dengan melibatkan 8 helikopter. Willem mengatakan, pihaknya memastikan kesiapan personil dan peralatan,  termasuk bantuan helikopter dari Sinar Mas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.