Kamis, 16 Agustus 2018

Pintu Masih Terbuka untuk PAN di Koalisi Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Amanat Nasional (tengah) dalam acara Temu Legislatif PAN di Hotel Mercure Ancol Jakarta, 21 September 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    Ketua Umum Partai Amanat Nasional (tengah) dalam acara Temu Legislatif PAN di Hotel Mercure Ancol Jakarta, 21 September 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai koalisi pendukung Jokowi masih membuka pintu bagi Partai Amanat Nasional atau PAN untuk bergabung dengan mereka. Sinyal masih dibukanya pintu bagi PAN tersiar setelah rapat para Sekjen partai koalisi dengan Jokowi di Bogor pada Selasa, 31 Juli 2018 malam lalu.

    Baca juga: Arsul Sani: Pertemuan Jokowi dengan Sekjen Partai Singgung PAN

    Dalam rapat diakui sempat disinggung soal keberadaan PAN di koalisi pendukung Jokowi. "Kami tidak secara spesifik membahas tentang PAN, tetapi dalam konfigurasi pemerintahan sekarang, menteri PAN kan ada di dalam," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

    Sembilan Sekjen partai pendukung Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan usai pertemuan di Grand Garden Cafe, Kompleks Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/7). Pertemuan tersebut membahas hal teknis menindaklanjuti hasil pertemuan sekjen partai pendukung dan pertemuan ketua umum. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI

    1. PAN Ada di Pemerintahan Jokowi

    Sampai saat ini satu-satunya wakil PAN di kabinet kerja Jokowi adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

    Amien Rais pernah meminta Asman keluar dari kabinet Jokowi, namun permintaan itu tak digubris. Asman mengatakan akan terus bekerja untuk reformasi birokrasi.

    2. PAN Tak Ikut Pertemuan Jokowi dan Ketua Umum Partai

    Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tak nampak dalam pertemuan ketua umum partai pendukung Jokowi di Istana Bogor pada Senin 23 Juli 2018. Dalam pertemuan itu, para ketua umum partai menyerahkan sepenuhnya nama calon wakil presiden kepada Jokowi.

    Baca juga: Prabowo Bertemu PKS dan PAN di Rumah Pengusaha Maher Algadri

    3. Ketua Umum PAN Bertemu SBY

    Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pada Rabu 25 Juli 2018.

    Dalam pertemuan itu PAN dikabarkan tetap menawarkan Zulkifli Hasan, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Gubernur DKI Anies Baswedan.

    4. PAN Masih Menunggu Rakernas

    Hingga saat ini PAN belum menyatakan secara jelas akan bergabung ke koalisi Prabowo. Meski sudah beberapa kali ikut dalam pertemuan kubu Prabowo, namun Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan keputusan akhir masih akan dibahas saat Rakernas PAN pada 6 Agustus 2018.

    Menurut Eddy, pada 7 Agustus partainya sudah akan mengambil sikap soal nama yang diusung dalam kontestasi Pilpres 2019. PAN hingga kini masih kukuh mengajukan Zulkifli Hasan sebagai cawapres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.