Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ketua MPR Ajak Mahasiswa Tolak Politik Uang

image-gnews
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di hadapan seribu orang peserta Muktamar XVIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Malang, Kamis, 2 Agustus 2018,
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di hadapan seribu orang peserta Muktamar XVIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Malang, Kamis, 2 Agustus 2018,
Iklan

INFO NASIONAL - Di hadapan seribu orang peserta Muktamar XVIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Malang, Kamis, 2 Agustus 2018, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengingatkan agar setiap pemuda tidak boleh berhenti berkarya.  

“Setiap pemuda ada zamannya dan setiap zaman memiliki pemudanya. Zaman boleh berganti, tapi pemuda tidak pernah berhenti berkarya,” katanya.

Dia mencontohkan Agus Salim, yang merupakan kaum terpelajar, yang menguasai 10 bahasa internasional.  Zulkifli mengatakan, dengan kemampuannya, Agus Salim berjuang melalui jalur diplomasi sehingga keberadaan bangsa Indonesia diakui dunia. “Prinsip hidupnya dikenal  banyak orang dan memimpin baginya adalah jalan menderita,” tuturnya.

Contoh lainnya adalah Bung Karno yang merupakan seorang pelajar progresif. Saat menjadi mahasiswa, kata Zulkifli, Bung Karno dekat dengan rakyat, mau mendengar, serta memperjuangkan nadi kehidupan masyarakat.

Begitu juga dengan Bung Hatta. Meski sekolah di luar negeri, tapi tak lupa dengan rakyatnya. “Bersama mahasiswa Indonesia di Eropa (diaspora), Bung Hatta berjuang menyuarakan kepentingan bangsa sehingga diakui dunia,” ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat ini, kata Zulkifli, bangsa Indonesia menanti bakti para pemuda juga mahasiswa untuk turun ke masyarakat menolak politik uang. Sebab, memilih seorang pemimpin berdasarkan uang yang banyak bisa sangat berbahaya dan hanya menimbulkan kekecewaan di belakang hari.

Karena itu, pada tahun politik ini, Zulkifli meminta agar mahasiswa harus menyadarkan masyarakat bagaimana memilih yang benar. Memilih dengan hati, bukan semata-mata karena sembako serta amplop. Namun juga harus diketahui rekam jejaknya, teman-temannya, dan kepeduliannya terhadap masyarakat. "Di tahun politik ini, mari ajarkan persatuan dan kesatuan, jangan adu domba. Memilih dengan hati, jangan karena sarung sembako. Mari memilih untuk perbaikan dan perubahan,” katanya. (*)

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Cara Merawat Ban Tubeless Mobil

7 November 2022

Cara Merawat Ban Tubeless Mobil

Agar ban tubeless Anda mampu bertahan lama, pasti harus diperlakukan dengan baik sehingga tidak cepat rusak.


Guru TIK Batam Makin Melek Digital

29 Agustus 2022

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam | Foto: KEMENKOMINFO
Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar
Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

(Ki-ka) Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan bersama sekitar 300 diaspora Indonesia yang hadir secara virtual dalam Acara Silaturahmi Daring Diaspora Indonesia, Sabtu (19/2/2021).
BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI
Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA
HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.