Minggu, 22 September 2019

Demokrat dan Gerindra Berkoalisi, PDIP: Kami Tak Khawatir

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo Subianto. Foto: Istimewa

    Pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo Subianto. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menganggap tak ada persoalan dengan bergabungnya Partai Demokrat ke koalisi Partai Gerindra.

    Baca: Krisdayanti Ikut Pembekalan Caleg PDIP

    "Oh tidak, tidak ada persoalan," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Agustus 2018.

    Hasto mengatakan, hal tersebut bahkan telah dikalkulasikan oleh koalisi partai politik pendukung Joko Widodo. Dia menilai keputusan Demokrat berkoalisi dengan Gerindra sebagai kelaziman dalam dinamika politik.

    Partai Gerindra dan Partai Demokrat memang sudah memutuskan berkoalisi di pemilihan presiden 2019. Keputusan itu disampaikan kepada publik seusai pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono jajarannya pada Senin, 30 Juli 2018.

    Hasto menambahkan, dia pun enggan mencampuri urusan internal partai atau koalisi lain. Dia mengatakan koalisi Jokowi akan fokus saja memikirkan kerja-kerja untuk pemenangan Jokowi di pemilihan presiden 2019.

    "Yang penting kami bukan pihak yang suka mencampurtangani urusan rumah tangga orang. Mereka berdaulat," kata dia.

    PDIP, kata dia, tak khawatir merapatnya Demokrat bakal mendongkrak suara Prabowo Subianto di pilpres nanti. Dia mengatakan, rakyat sudah melihat dan mengetahui karakter dan rekam jejak sosok-sosok ada.

    Simak: Jadi Caleg PDIP, Kapitra Ampera: Silakan Panggil Saya Cebong

    "Ya kami tidak khawatir, rakyat sudah bisa melihat mana yang baik, mana yang konsisten, mana yang suka mengeluh, itu rakyat sudah melihat,".ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe