Reformasi Birokrasi, Kemendes PDTT Terapkan Smart Office

Reformasi Birokrasi, Kemendes PDTT Terapkan Smart Office

INFO NASIONAL – Kendati Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi adalah kementerian yang mengurusi daerah tertinggal, akan tetapi kementerian ini menjadi yang terdepan dalam pemanfaatan teknologi. Begitu yang dikatakan salah satu pelawak ternama Indonesia, Lies Hartono atau akrab disapa Cak Lontong, saat menjadi pembawa acara Peluncuran Smart Office Kementerian Desa, di Jakarta, Rabu, 1 Agustus 2018. “Jadi, meskipun ngurusin desa, tapi tidak ndeso,” ujarnya.

Peluncuran Smart Office Kementerian Desa dilakukan dalam rangka mendukung reformasi birokrasi (RB), untuk memperbaiki kinerja di lingkungan kementerian. Mengenai hal tersebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan, penerapan smart office dilakukan agar data yang dibutuhkan kementerian dapat diakses lebih cepat dan akurat. Dengan begitu, kebijakan dan pelayanan terhadap masyarakat desa dan daerah tertinggal akan menjadi lebih cepat.

“Kita memang berhasil melaksanakan amanah presiden dengan menyalurkan dana desa. Kita lihat penyerapan dana desa terus naik dari 82 persen (2015) sampai naik ke 99 persen (2017). Meski begitu PR kementerian ini masih banyak,” katanya.

Ia mengatakan, peningkatan kinerja kementerian menjadi sangat penting, mengingat Kemeterian Desa adalah bagian strategis dari pemerintahan yang menentukan maju atau tidaknya negara Indonesia. Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Desa menjadi yang pertama dalam kabinet yang memunculkan smart office.

“Dalam smart office ini, semua data langsung terintegrasi dalam database kepegawaian kita. Sehingga, absen, file karyawan, semuanya langsung terintegrasi,” tutur Eko.

Ia juga mengatakan, Indonesia berawal dari negara miskin, tanpa disadari tumbuh menjadi negara besar, yang pada 2050 diprediksi menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor 4 dunia. Namun, ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi tersebut harus dibarengi dengan pengurangan angka kemiskinan. “Indonesia, walaupun saat ini sudah menjadi negara dengan ekonomi nomor 16 dunia, tapi kita punya banyak PR. Masih banyak masyarakat hidup miskin dan sebagian besar ada di desa,” ucapnya.

Terkait dengan hal tersebut, menurut dia, untuk mengangkat desa tertinggal menjadi desa mandiri dan mengangkat derajat masyarakat miskin, tak hanya cukup melalui uang, tapi harus dibarengi perencanaan yang baik, detail, serta pendampingan dan pengawasan yang baik pula.

“Semoga dengan smart office ini, kita bisa melayani masyarakat di desa tertinggal menjadi lebih cepat. Sehingga terwujud masyarakat yang adil dan makmur,” ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengapresiasi penerapan smart office Kementerian Desa. Menurut dia, sudah saatnya tata kelola kementerian tidak lagi dilakukan secara manual tapi digital.

“Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sesuai dengan tugasnya adalah kementerian yang sangat strategis. Karena fondasi pembangunan ada di desa. Dengan majunya desa, pasti diikuti dengan kemajuan kota atau kabupaten,” Kata Eko. (*)






Guru TIK Batam Makin Melek Digital

32 hari lalu

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.


Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

13 Februari 2022

Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Caranya dengan terus mendorong pelaku UMK ini dapat masuk ke dalam ekosistem pengadaan barang/jasa yang dikembangkan LKPP melalui Katalog Elektronik.