Pakai Sneakers dan Kaos Kerah, Sekjen PSI: Politik Rileks Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan sekretaris jenderal dari sembilan partai pendukungnya dalam pemilihan presiden 2019 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 31 Juli 2018. Foto: Biro Pers Kepresidenan

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengundang para sekretaris jenderal partai koalisi pendukungnya ke Istana Bogor pada Selasa 31 Juli 2018. Dalam pertemuan itu, Jokowi seperti biasa mengenakan baju khasnya putih dan celana hitam.

Baca juga: Saat Sekjen Partai Koalisi Tiru Jokowi Pakai Baju Santai

Tapi para Sekjen partai rupanya datang dengan busana kasual yang santai. Bahkan ada yang mengenakan jeans-sesuatu yang selama ini tabu bagi para tetamu istana.

Setelah dari Istana Bogor, Jokowi menemani makan malam para tamunya itu di Grand Garden Resto, di Kompleks Kebun Raya Bogor.

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan pertemuan ini menunjukan bahwa urusan politik bisa dibawa asyik. “Kalau berpolitik itu tidak harus tegang, harus santai,” katanya di Bogor, Selasa, 31 Juli 2018.

Menurut dia, urusan politik selama ini selalu terkesan rumit. Masyarakat memandang para politikus dengan muka masam atau cemberut.

“(Gaya pertemuan) Ini bagian dari politik anak muda, politik yang rileks,” ucapnya.

Suasana pertemuan kali ini berbeda jauh dibandingkan saat Jokowi mengumpulkan enam ketua partai politik, pekan lalu. Saat itu Jokowi mengenakan kemeja putih lengan panjang sementara para ketua partai memilih pakaian formal seperti batik atau jas.

Dalam pertemuan Selasa malam itu, tak ada satu pun yang mengenakan pakaian formal.Mereka seluruhnya mengenakan kaus berkerah, sneakers, bahkan beberapa di antaranya bercelana jeans. Sedangkan Jokowi meski memakai kemeja putih lengan panjang dan celana bahan, di bagian bawahnya ia juga mengenakan sneakers.

Baca juga: Rahasia, Arahan Jokowi untuk Sekjen Parpol Pendukung di Pilpres

Dalam acara tersebut hadir seluruh sekjen partai pendukung, yakni Hasto Kristiyanto (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), Lodewijk Freidrich Paulus (Partai Golkar), Abdul Kadir Karding (Partai Kebangkitan Bangsa), Arsul Sani (Partai Persatuan Pembangunan), Johnny G. Plate (Partai Nasional Demokrat), Herry Lontung Siregar (Partai Hati Nurani Rakyat), Ahmad Rofiq (Partai Persatuan Indonesia), Raja Juli Antoni (Partai Solidaritas Indonesia), dan Verry Surya Hendrawan (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia).

Sebelumnya, Johnny G. Plate menjelaskan acara dengan Jokowi itu akan berlangsung lebih santai. Pasalnya tujuan mereka bertemu hanya menindaklanjuti hasil pertemuan antara Jokowi dan para ketua umum.

"Dan pembicaraannya nanti pasti akan santai, kan undangannya makan malam," kata Johnny. (*)

Dapatkan Inspirasi Bisnis dar Jawara Digital Marketing Indonesia Dewa Eka Prayoga dengan join grup Facebook Scale Up UKM http://bit.ly/scale-up-ukm






Jokowi: Mungkin Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

10 menit lalu

Jokowi: Mungkin Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sinyal bahwa pemerintah akan segera mengumumkan pandemi Covid-19 berakhir.


Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

20 menit lalu

Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

Jokowi menyatakan ada kemungkinan pemerintah dalam waktu dekat bakal menyatakan pandemi Covid-19 berakhir. Ini sebabnya.


Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

54 menit lalu

Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun.


Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

2 jam lalu

Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

Pendiri dan CEO perusahaan parfum HMNS itu memiliki latar belakang pendidikan yang jauh berbeda dengan bisnisnya saat ini. Seperti apa profilnya?


Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

2 jam lalu

Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

Presiden Jokowi memberi peringatan ke perusahaan besar agar peduli pada usaha kecil di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya yaitu dengan kemitraan


Tak Perlu ke Luar Negeri, Ganjar Ajak Warga Wisata ke Kampung Batik Kauman

2 jam lalu

Tak Perlu ke Luar Negeri, Ganjar Ajak Warga Wisata ke Kampung Batik Kauman

Di Kampung Batik Kauman bisa ditemukan kurang lebih 1.000 desain batik mulai yang dari yang kuno hingga modern.


Pagi Ini, Mahfud MD Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

4 jam lalu

Pagi Ini, Mahfud MD Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

Materi rakor soal tragedi Kanjuruhan yaitu perbaikan dunia persepakbolaan dan meneliti jika ada tindakan hukum, dan dugaan pelanggaran hukum


Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

5 jam lalu

Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

Bahlil Lahadalia menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Jokowi adalah faktor yang sangat mempengaruhi investor menanamkan modal.


Menpora: Investigasi Tragedi Kanjuruhan Bakal Profesional, Terbuka dan Serius

9 jam lalu

Menpora: Investigasi Tragedi Kanjuruhan Bakal Profesional, Terbuka dan Serius

Menpora Zainudin Amali mengatakan pemerintah bakal serius dalam melakukan investigasi Tragedi Kanjuruhan di Liga 1 usai laga Arema FC vs Persebaya.


Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi, Efek Jokowi

19 jam lalu

Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi, Efek Jokowi

Elektabilitas PDIP tertinggi setelah kenaikan harga BBM karena approval rating terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi mulai pulih.