Golkar Ganti Dua Caleg Eks Koruptor ke KPU

Reporter

Editor

Amirullah

Sekjen Partai Golkar Lodewijk beserta rombongan menyerahkan daftar nama calon legislatif (caleg) ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Selasa 17 Juli 2018. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Golkar mengganti dua bakal calon legislatifnya yang berstatus eks koruptor ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini dilakukan dalam tahapan perbaikan daftar, syarat, serta pengajuan bakal calon pengganti.

Baca: Politikus Golkar: Partai akan Ganti Caleg DPR Eks Napi Korupsi

"Kami menganti kedua eks napi korupsi itu," ujar liaison officer (LO) Partai Golkar, Ichsan Firdaus di kantor KPU, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.

Ichsan mengatakan penggantian dua caleg eks koruptor sesuai dengan keputusan DPP Partai Golkar. Menurut dia, Golkar mematuhi peraturan KPU untuk mengganti caleg eks koruptor karena belum adanya keputusan dari Mahkamah Agung terkait dengan judicial review larangan napi korupsi jadi caleg. "Karena batas waktu yang disampaikan akhirnya hari ini kami memutuskan untuk mengganti," katanya.

Golkar mengganti kedua caleg eks koruptor itu pada masa perbaikan bakal calon di KPU pada hari terakhir, Selasa, 31 Juli 2018 ini. Bakal caleg mantan napi korupsi Partai Golkar yang didaftarkan untuk DPR adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Aceh, Teuku Muhammad Nurlif, dan Ketua Harian DPD Partai Golkar Jawa Tengah, M. Iqbal Wibisono.

Larangan napi eks koruptor menjadi caleg ini tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018. Aturan yang sempat menjadi polemik tersebut saat ini masih digugat dalam judicial review di MA. Namun, hingga perbaikan di KPU hari terakhir ini, MA belum mengeluarkan putusannya.

Baca: Sumbang Caleg Mantan Napi Korupsi Terbanyak, Golkar: Salah Itu

Ichsan mengatakan kedua caleg eks koruptor ini berasal dari daerah pemilihan Aceh I dan Jawa Tengah VI. Dia menuturkan pengganti kedua kader eks koruptor itu juga berasal dari pengurus Golkar di masing-masing provinsi. Kedua pengganti ini, kata Ichsan, sebelumnya tidak masuk ke daftar caleg.

Menurut Ichsan, DPD Golkar di daerah juga akan menggganti kadernya yang terindikasi eks koruptor. Hal itu telah disampaikan ke semua pengurus daerah agar mengganti caleg karena waktu pergantian akan habis hari ini. "Daripada kemudian kami kehilangan satu orang jadi kosong, maka kami ganti," ucapnya.

SYAFIUL HADI | REZKI ALVIONITASARI






Ridwan Kamil Mengaku Bangun Komunikasi Politik dengan Berbagai Tokoh

1 hari lalu

Ridwan Kamil Mengaku Bangun Komunikasi Politik dengan Berbagai Tokoh

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan telah berkomunikasi dengan berbagai tokoh politik terkait langkah politiknya di masa mendatang.


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

7 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

8 hari lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

8 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

8 hari lalu

Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

Golkar mencapai popularitas 94,0 persen dan kesukaan 75,9 persen.


Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

9 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

DPD Partai Golkar Kota Depok menjadwalkan pemanggilan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri, Senin petang, 26 September 2022.


Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

11 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri menginjak sopir truk dan menghukumnya untuk push up


Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

13 hari lalu

Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

Namun politikus Gerindra ini mengakui, semakin kecil angka urutan partai politik maka akan semakin mudah untuk mengenalkan kepada masyarakat.


Megawati Usul Nomor Urut Parpol Tak Perlu Diundi, KPU: Kami Sedang Lakukan Kajian

14 hari lalu

Megawati Usul Nomor Urut Parpol Tak Perlu Diundi, KPU: Kami Sedang Lakukan Kajian

Idham Holik mengatakan saat ini KPU sedang melakukan kajian mengenai usulan Megawati soal nomor urut parpol peserta Pemilu 2024 tak berubah


Politisi Jadi Anggota BPK, Ekonom: Bisa Terjadi Conflict of Interest

14 hari lalu

Politisi Jadi Anggota BPK, Ekonom: Bisa Terjadi Conflict of Interest

Terpilihnya politisi sebagai anggota BPK perlu menjadi perhatian karena rentan terjadi conflict of interest.