Aktivis Ingatkan Jokowi Soal 3 Kasus Pelanggaran HAM di Papua

Kasus Wamena dan Wasior Akan Diselesaikan Secara Politik

TEMPO.CO, Jakarta - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua Yan Christian Warinussy meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi tak menggadaikan persoalan pelanggaran HAM di Tanah Papua demi kepentingan pencalonan di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Baca juga: Kapolda Papua Jelaskan Serangan ke Kelompok Bersenjata di Nduga

"Hal ini saya tegaskan terkait adanya beberapa langkah Presiden Jokowi melalui para pembantunya untuk mendorong penyelesaian kasus-kasus dugaan pelanggaran HAM di Tanah Papua yang sudah berlangsung lama dan tidak pernah memperoleh penyelesaian secara hukum," kata dia dalam siaran persnya di Manokwari, Papua Barat, Selasa 31 Juli 2018.

Yan yang pernah meraih penghargaan internasional di bidang HAM, John Humphrey Freedom Award Tahun 2005, memberi catatan khusus terhadap tiga kasus besar yang senantiasa menjadi isu utama dalam konteks perlindungan HAM di Tanah Papua.

Tiga masalah itu adalah kasus Wasior (2001), kasus Wamena (2003) dan kasus Enarotali-Paniai (2014).

"Dalam hal ini saya ingin memberikan catatan bahwa ketiga kasus tersebut adalah kasus yang sudah masuk dalam kategori kasus pelanggaran HAM berat berdasarkan amanat pasal 7, pasal 8 dan pasal 9 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM.

Peristiwa Wasior yang terjadi pada 13 Juni 2001 dipicu terbunuhnya lima anggota Brimob dan satu orang sipil di perusahaan PT Vatika Papuana Perkasa. Aparat yang mencari pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan, berupa penyiksaan, pembunuhan dan penghilangan paksa.

Baca juga: Bupati Nduga Papua Minta Aparat Tak Lakukan Serangan dari Udara

Adapun Peristiwa Wamena terjadi pada 4 April 2003. Saat masyarakat Wamena merayakan Paskah, aparat kemanan melakukan penyisiran terhadap 25 kampung setelah sebelumnya sekelompok massa tak dikenal membobol gudang senjata Markas Kodim 1702 Wamena. Dua prajurit TNI saat itu tewas.

Penyisiran anggota TNI itu mengakibatkan sembilan orang tewas, dan 38 luka berat.

Terakhir Peristiwa Paniai yang terjadi pada 8 Desember 2014. Peristiwa yang dipicu penahanan terhadap mobil anggota TNI ini mengakibatkan 4 orang tewas di tempat, dan satu orang meninggal di rumah sakit.

Yan mengatakan ketiga kasus di Papua tersebut harus diselesaikan berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia. Jika tidak, maka dapat didesak untuk diselesaikan lewat pengadilan HAM internasional.

Baca juga: TNI Tak Mengejar Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

"Seharusnya Jokowi mendesak Jaksa Agung Republik Indonesia sebagai penanggung jawab utama dalam penyidikan atas ketiga kasus tersebut agar dapat ikut aktif membantu dengan membentuk tim penyidik yang permanen bagi kepentingan penyelesaian hukum atas kasus Wasior, Wamena dan Paniai tersebut."






Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

9 menit lalu

Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

Presiden Jokowi menyentil pejabat negara yang memamerkan aktivitas melancongnya ke luar negeri di media sosial. Menurut Jokowi, kegiatan para pejabat itu membuat devisa lari ke luar negeri.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

30 menit lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

42 menit lalu

DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

MRT Jakarta telah meminta penyertaan modal daerah Rp 1,7 triliun untuk mengakuisisi PT KCI. Kondisi fiskal terkendala pandemi Covid-19.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

1 jam lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

1 jam lalu

Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

Jokowi menjelaskan, infrastruktur dibutuhkan karena merupakan fondasi bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

2 jam lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

2 jam lalu

Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih memiliki daya belanja yang besar hingga kuartal IV - 2022. Ini untuk menopang ekonomi hingga akhir tahun supaya bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022.


Istana Ganti Ponsel Sabrila, Siswi SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Jokowi

2 jam lalu

Istana Ganti Ponsel Sabrila, Siswi SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Jokowi

Pihak Istana Kepresidenan mengganti ponsel milik Sabrila, siswi SMA di Buton Selatan yang ponselnya rusak saat mengejar rombongan Presiden Jokowi.


Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di G20

3 jam lalu

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di G20

Jokowi menjelaskan saat ini kondisi ekonomi global sedang sulit.


Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

3 jam lalu

Sri Mulyani Ungkap Alasan RI Pede Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

Di negara lain, ucap Sri Mulyani, tidak semua warga bisa menikmati kehidupan yang biasa layaknya orang Indonesia.