Istri Gubernur Aceh Bungkam Usai Diperiksa KPK

Istri Gubernur Aceh, Darwati A Gani berfoto dengan menenteng sebuah tas belanja bertuliskan Louis Vuitton di Plaza Indoensia, Jakarta pada 25 Desember 2016. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Istri Gubernur Aceh nonaktif—Irwandi Yusuf, Darwati Agani, bungkam setelah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Daerah Aceh (DOKA) tahun 2018.

Sebelumnya, KPK memeriksa Darwati sebagai saksi untuk salah satu tersangka, yakni Teuku Saiful Bahri. "Dia diperiksa sebagai saksi," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa, 31 Juli 2018.

Baca: Kasus Suap Gubernur Aceh, KPK Panggil Para Kepala Dinas Provinsi

Darwati tiba sekitar pukul 10.00 dan keluar dari gedung KPK sekitar pukul 16.00. Ia tak menggubris pertanyaan wartawan sama sekali.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka, antara lain Irwandi, Syaiful Bahri, dan Hendri Yuzal sebagai penerima suap. Adapun Bupati Bener Meriah nonaktif, Ahmadi, ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Baca: Kasus Gubernur Aceh, Fenny Steffy Burase Penuhi Panggilan KPK

KPK menduga Ahmadi akan memberikan total Rp 1,5 miliar kepada Irwandi sebagai bagian dari 8 persen jatah pejabat Pemerintah Aceh dari setiap proyek yang dibiayai DOKA.

KPK menangkap keempat orang tersebut dalam operasi tangkap tangan pada 3 Juli 2018. Dalam operasi tersebut, KPK menyita uang tunai Rp 50 juta dan bukti transfer sekitar Rp 50 juta, Rp 190 juta, dan Rp 173 juta.

Baca: KPK Periksa Gubernur Aceh Irwandi dalam Suap Dana Otonomi Khusus






KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

4 jam lalu

KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

Dalam pemeriksaan Dito Mahendra, KPK menelisik tentang dugaan aliran duit dari Nurhadi.


KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

6 jam lalu

KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

KPK memeriksa Dito Mahendra Saputro sebagai saksi atas Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU oleh Eks Sekertaris Mahkamah Agung, Nurhadi.


4 Komentar Tokoh soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang Jeblok

17 jam lalu

4 Komentar Tokoh soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang Jeblok

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang jeblok menimbulkan beragam respons dari tokoh. Tempo merangkum 4 komentar dari tokoh tersebut.


Soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, PKS Sebut Penyemangat KPK Berbenah

1 hari lalu

Soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, PKS Sebut Penyemangat KPK Berbenah

Politikus PKS Hidayat Nur Wahid menyebut penurunan skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia harus jadi bahan evaluasi untuk KPK.


Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

1 hari lalu

Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

Ketut menyebut kembalinya eks Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto ke Kejaksaan Agung bukan suatu hal yang perlu dipermasalahkan.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, Politikus PKB Anggap Lumrah Naik Turun

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, Politikus PKB Anggap Lumrah Naik Turun

Jazilul mengatakan naik turunnya skor Indeks Persepsi Korupsi bukanlah sesuatu yang perlu dijadikan polemik.


Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

1 hari lalu

Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

Bambang Widjojanto menduga kembalinya Fitroh ke Kejaksaan Agung karena adanya intervensi dari pimpinan KPK dalam kasus Formula E.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

Bambang Widjojanto mengatakan KPK memiliki andil tanggung jawab dalam rendahnya capaian skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tersebut.


Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

1 hari lalu

Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto mundur dari jabatannya di tengah kontroversi penyidikan Formula E. Apa kata IM57+?


Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

2 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

Jebloknya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2022 disebut karena lemahnya penegakan hukum.