Sabtu, 15 Desember 2018

Mahfud MD: Negara yang Hukumnya Tak Tegak, Tunggu Kehancurannya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahfud MD. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mahfud MD. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD mengatakan negara yang hukumnya tidak ditegakkan dengan baik tinggal menunggu kehancurannya sendiri.

    Baca juga: Namanya Masuk Bursa Cawapres Jokowi, Mahfud MD: Saya Tidak Tahu

    "Negara yang hukumnya tidak ditegakkan dengan baik tinggal menunggu waktu kehancurannya," kata Mahfud dalam acara Orasi Kebangsaan Vox Point Indonesia bersama Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD SH SU di Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.

    Mahfud mengatakan di Indonesia persoalan hukum adalah persoalan utama yang harus dibenahi. Dia menegaskan setiap kesulitan yang terjadi di berbagai sektor pasti disebabkan oleh persoalan hukum, khususnya korupsi.

    Bahkan kata Mahfud, ada sebuah istilah industri hukum di Indonesia, di mana seseorang bisa dengan mudah datang kepada pengacara untuk dibuatkan sebuah perkara demi memperoleh keuntungan tertentu

    Baca juga:  Calon Cawapres Jokowi: Mahfud MD, TGB, Airlangga, hingga Cak Imin

    "Ada tanah yang tiba-tiba sudah dikuasai orang lain, ada tanda tangan camatnya, lurahnya. Ada orang yang tidak salah menjadi disalah-salahkan. Itu industri hukum," ujar Mahfud MD.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.