Senin, 17 Desember 2018

Koleksi Istana Kepresidenan Dipamerkan untuk Rayakan HUT RI ke-73

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mengamati lukisan yang dipamerkan dalam pembukaan pameran seni rupa koleksi Istana Kepresidenan, di Galeri Nasional, Jakarta, 1 Agustus 2016. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo mengamati lukisan yang dipamerkan dalam pembukaan pameran seni rupa koleksi Istana Kepresidenan, di Galeri Nasional, Jakarta, 1 Agustus 2016. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Sekretariat Negara menggelar pameran benda seni koleksi Istana Kepresidenan. Acara ini dibuat dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-73 kemerdekaan Republik Indonesia.

    Baca: Mengintip Istana Kepresidenan Cipanas

    Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan pameran ini mengusung tajuk "Indonesia Semangat Dunia”. "Ini merupakan wujud nyata apresiasi atas karya seni dan budaya yang diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan kreatifitas untuk mengembangkan imajinasi," kata dia di kantornya, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.

    Pratikno mengajak masyarakat menikmati karya para seniman masa lalu yang mempunyai nilai-nilai luhur, keutamaan, serta semangat perjuangan. Pemerintah juga ingin menunjukkan eksistensi karya unggulan seniman Indonesia dan wujud komitmen Kementerian Sekretariat Negara dalam merawat serta melestarikan karya seni unggulan masa lalu yang 
    merupakan aset negara.

    Pameran yang rutin digelar sejak 2016 ini akan menyuguhkan karya seni berupa lukisan koleksi Istana Kepresidenan karya pelukis-pelukis ternama. Pemerintah juga akan menampilkan koleksi karya seni rupa Istana Kepresidenan.

    Dalam pameran tahun 2018 ini akan disuguhkan sebanyak 45 karya lukisan, patung dan seni kriya hasil dari 34 seniman Indonesia dan mancanegara. Para seniman tersebut antara lain Raden Saleh, Dullah, Henk Ngantung, Nasjah Jamin, Basoeki Abdullah serta Harijadi S. Ada pula karya seniman mancanegara seperti Zsiemond Kisfaludi Strobel, Walter Spies, Fernando Amorsolo dan Yevgeny Viktorovich Vuchetich.

    Baca: Johan Budi, Juru Bicara Presiden Daftar Caleg Lewat PDIP

    Karya yang dipamerkan merupakan koleksi dari lima istana, yakni Istana Kepresidenan Jakarta, Istana Bogor, Istana Tampaksiring, Istana Yogyakara dan Istana Kepresidenan Cipanas.

    Pameran hasil kerjasama antara Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, Badan Ekonomi Kreatif, Mandiri Art dan Tim Kurator itu akan dibuka secara resmi pada Jumat, 3 Agustus 2018 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran ini akan berlangsung hingga 31 Agustus 2018 mulai pukul 10.00 – 20.00 WIB setiap harinya.

    Pratikno mengatakan, masyarakat nantinya tak hanya bisa menikmati pameran. Pemerintah menyiapkan Lomba Lukis Kolektif Pelajar dari 34 Provinsi serta workshop menjadi Apresiator Seni Terhebat yang akan diikuti oleh para pelajar wilayah DKI.

    Baca: Pegawai Istana Dibegal, Staf Presiden Sodorkan Bukti CCTV Halte

    Penyelenggara juga akan menggelar stand photo booth. Para pengunjung dapat mengabadikan momen saat berkunjung ke Galeri Nasional Indonesia untuk menikmati karya seni koleksi Istana Kepresidenan nanti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".