Puan Maharani Antarkan Undangan Asian Games 2018 buat Kim Jong Un

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani memberikan maskot Asian Games 2018 pada Ketua Presidium Majelis Rakyat Agung RDRK, Kim Yong Nam di Pyongyang, Korea Utara, 30 Juli 2018. Kedatangan Puan bertujuan untuk mengundang Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un untuk menghadiri Asian Games 2018. Foto: Dok. Tim CdM Asian Games

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani memberikan maskot Asian Games 2018 pada Ketua Presidium Majelis Rakyat Agung RDRK, Kim Yong Nam di Pyongyang, Korea Utara, 30 Juli 2018. Kedatangan Puan bertujuan untuk mengundang Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un untuk menghadiri Asian Games 2018. Foto: Dok. Tim CdM Asian Games

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengantarkan undangan resmi Asian Games 2018 untuk Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

    Baca: Asian Games: Atlet Korea Utara Mulai Latihan di Korea Selatan

    Rombongan delegasi Indonesia yang terdiri dari Puan Maharani, Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Syafruddin selaku CdM Kontingen Indonesia Asian Games 2018, Sekretaris Menteri Koordinator PMK YB Satya Sananugraha, serta Direktur Asia Timur dan Pasifik Kemenlu RI Edi Yusuf diterima pemerintah Korea Utara pada Senin pagi, 30 Juli 2018.

    "Sejumlah pejabat Korea Utara turut menyambut kami dengan hangat, antara lain Wakil Perdana Menteri Ri Ryong Nam, Wamenlu Chie Hui Chol, Wakil Dirjen Departemen Asia Park Hyun Chol, Kepala Bagian Departemen Asia Ri Ho Juun, serta Han Soong Ik dan Ri Hyong Jun, sebagai pejabat Desk Indonesia,” kata Puan Maharani dalam keterangan tertulis, Senin, 30 Juli 2018.

    Pada pukul 10.45 waktu Korea Utara, rombongan delegasi bertatap muka langsung dengan Kim Jong Nam yang mewakili Presiden Korea Utara, Kim Jong Un di Kantor Pusat Pemerintahan Korea Utara. Rombongan delegasi khusus ini tiba di Bandara Pyongyang International Airport dan disambut oleh Dubes RI untuk Korea Utara dan Wamenlu RDRK Choe Hui Chol pada pukul 08.45 waktu setempat.

    Baca: Asian Games 2018 Disosialisasikan Lewat Gowes Sepeda Nusantara

    Menurut Puan, pertemuan itu bukan hanya membicarakan persiapan Asian Games 2018 saja. Namun, dalam pertemuan itu juga membahas soal lain, seperti perkembangan hubungan bilateral kedua negara, permasalahan regional, termasuk juga pengakuan atas kinerja Polri khususnya menangani terorisme di Indonesia.

    "Sesungguhnya tujuan utama kedatangan kami, adalah menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Korea Utara, untuk bisa hadir dalam Opening Ceremony Asian Games pada tanggal 18 Agustus nanti," ujar Puan.

    Syafruddin menegaskan bahwa misi khusus delegasi adalah mengantarkan undangan tersebut. “Seluruh komponen bangsa adalah pendukung bagi suksesnya Asian Games, maka saya juga adalah bagian dari komponen itu, untuk menyukseskan Asian Games, dengan memastikan kehadiran para pejabat tinggi dari negara-negara kawasan Asia," kata Syafruddin.

    Baca: Irfan Hakim Dua Kali Ganti Kuda Saat Bawa Obor Asian Games 2018

    Syafruddin menjamin keamanan semua kepala negara dan kontingen yang akan hadir di Asian Games, termasuk pemerintah Korea Utara. Syafruddin mengatakan keamanan Indonesia sangat stabil.

    Senin siang pukul 13.00, delegasi bergeser ke Komplek Perkantoran Parlemen RDRK untuk menerima jamuan makan siang oleh Wakil Perdana Menteri RDRK.

    Puan Maharani sangat terkesan dengan keindahan pemandangan alam Korea Utara. “Sepanjang perjalanan, kami melihat hamparan pemandangan lahan pertanian yang sangat asri, tanahnya subur, irigasinya juga apik,” kata Puan dalam perjalanan menuju Marambong Guest House yang menjadi tempat peristirahatan tamu negara.

    Baca: Panglima TNI dan Kapolri Rapat Tertutup Pengamanan Asian Games
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.