Selasa, 17 September 2019

Ketua MPR: Kualitas SDM Satu Bangsa Menjadi Sangat Penting

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) saat memberikan sambutan pada Upacara Peletakan Batu Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Prof. HAMKA (UHAMKA), di Parung Serab, Tangerang, Banten, Senin, 30 Juli 2018.

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) saat memberikan sambutan pada Upacara Peletakan Batu Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Prof. HAMKA (UHAMKA), di Parung Serab, Tangerang, Banten, Senin, 30 Juli 2018.

    INFO NASIONAL - Pendidikan yang baik, dari institusi pendidikan yang berkualitas, akan melahirkan manusia-manusia unggul. Manusia atau sumber daya manusia (SDM) yang unggul adalah kunci kemajuan satu bangsa.

    Hal tersebut diungkapkan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan dalam upacara peletakan batu pertama Fakultas Kedokteran Universitas Prof HAMKA (UHAMKA) di Parung Serab, Tangerang, Banten, Senin, 30 Juli 2018. Hadir dalam acara tersebut, antara lain, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, rektor, para dekan, dosen, dan ratusan mahasiswa UHAMKA.

    Kualitas SDM satu bangsa, kata Zulhasan, menjadi sangat penting. Karena, berapa pun banyaknya sumber daya alam akan habis bila tidak didukung SDM yang unggul.

    "Lihat saja Singapura, satu negara maju dan modern yang miskin sumber daya alam, tapi kaya SDM. Maka itulah, saya sangat apresiasi perserikatan Muhammadiyah yang sangat intens memperkenalkan Islam yang berkemajuan, utamanya di bidang pendidikan, dari mulai sekolah dasar hingga perguruan tinggi, salah satunya UHAMKA. Saya berharap Fakultas Kedokteran UHAMKA mampu menjawab tantangan menuju Indonesia maju," katanya.

    Dalam kesempatan itu, Zulkifli menyampaikan tahun politik saat ini, apalagi makin mendekati pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019, tensinya makin lama, makin tinggi. "Pilihan boleh berbeda sesuai harapan masing-masing, beradu argumen secara sehat boleh, yang tidak boleh adalah karena berbeda, timbul pertengkaran dan berkelahi satu sama lain," ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.