Jumat, 17 Agustus 2018

Gempa Lombok, Ada 203 Kali Gempa Susulan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penduduk berjalan di depan rumah yang roboh akibat gempa di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Ahad, 29 Juli 2018. Warga diminta waspada adanya kemungkinan gempa susulan. ANTARA/Ahmad Subaidi.

    Penduduk berjalan di depan rumah yang roboh akibat gempa di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Ahad, 29 Juli 2018. Warga diminta waspada adanya kemungkinan gempa susulan. ANTARA/Ahmad Subaidi.

    TEMPO.CO, Mataram - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 203 kali gempa susulan yang terjadi di Lombok sepanjang Ahad (29/7) kemarin. BMKG menyebut kekuatan susulan gempa Lombok itu berkisar antara 2,1 sampai 5,7 skala Richter (SR).

    Simak: Pendaki Asal Malaysia Jadi Korban Tewas Gempa Lombok

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan lembaganya belum bisa memprediksi kapan gempa susulan akan berakhir. "Kami akan terus monitor menggunakan portabel digital seismograf," kata Dwikorita, Ahad 29 Juli 2018, di kantor Stasiun Geofisika Mataram.

    Ia memperkirakan peluruhan gempa bisa berlangsung dalam beberapa minggu. Karenanya ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengungsi atau tinggal di lokasi rawan seperti di dekat bangunan yang rusak atau retak. "Atau hindari daerah tebing yang curam sebab berpotensi longsor karena adanya potensi gempa susulan," kata dia.

    Nusa Tenggara Barat (NTB) berada di daerah lempengan Indo Australia-Indo Eurasia dan Pasifik. NTB masuk zona tumbukan antar lempengan tersebut. Lempengan tersebut akan terus bergerak seperti di Jepang. Sepanjang 2017 di NTB telah terjadi 1.018 kali gempa. Dan sepanjang Januari-Juni 2018 telah terjadi 459 kali gempa.

    Baca juga: Banyak Pendaki Gunung Rinjani Diduga Menjadi Korban Gempa Lombok

    Ahad (29/7) pagi kemarin terjadi gempa di Lombok dengan kekuatan 6,4 SR yang menewaskan 16 orang. Antara lain penduduk Kabupaten Lombok Utara empat orang, sembilan orang warga Sambelia Kabupaten Lombok Timur, dan tiga orang di Sembalun di antaranya dua orang pendaki asal Malaysia dan Makassar. Gempa Lombok ini bahkan terasa sampai Bali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kabinet Kerja Jokowi, 6 Menteri Nyaleg, 1 Mundur

    Asman Abnur dari PAN dan enam menteri Kabinet Kerja Jokowi mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif sejak KPU membuka pendaftaran.