JK Minta Warga DKI Jadi Tuan Rumah Asian Games 2018 yang Baik

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko PMK Puan Maharani mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri Konser Torch Relay Asian Games 2018 di Pelataran Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Rabu malam, 18 Juli 2018.

    Menko PMK Puan Maharani mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri Konser Torch Relay Asian Games 2018 di Pelataran Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Rabu malam, 18 Juli 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK meminta seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Provinsi DKI Jakarta, menjadi tuan rumah yang baik bagi 17 ribu atlet yang akan bertanding di Asian Games 2018. Jakarta bersama Palembang akan menjadi penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan bagi negara-negara Asia ini.

    Baca: JK: Napi Koruptor Tak Perlu Dipindahkan dari Lapas Sukamiskin

    "Kita harus menjadi tuan rumah yang baik, ramah, menolong, dan juga menjadi penonton, pendukung untuk tim Indonesia yang bertanding," kata JK saat membuka acara Senam Sehat Kolosal 18.8.18 di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 29 Juli 2018.

    JK menuturkan akan membanggakan bagi Indonesia jika bisa menjadi tuan rumah yang baik sekaligus para atletnya bisa menorehkan prestasi. Ia pun mengajak masyarakat yang hadir di acara senam sehat ini untuk sama-sama memberi dorongan bagi para atlet, penyelenggara, dan seluruh warga Palembang dan DKI Jakarta.

    Selain itu, JK meminta agar seluruh rakyat Indonesia mau membiasakan diri untuk melakukan senam pagi. Hal ini, kata dia, penting untuk menjaga kesehatan.

    Baca: Kata Jusuf Kalla Soal Rencana Gugatan Pasien Kanker ke BPJS

    Asian Games 2018 akan berlangsung dalam 20 hari ke depan. Sebanyak 40 cabang olahraga dipertandingkan sejak 18 Agustus sampai 2 September 2018.

    Dalam ajang tersebut, Indonesia mengincar posisi 10 besar atau mendapat sekitar 16 medali emas. Target ini jadi peningkatan dibandingkan pencapaian di Asian Games 2014, saat Indonesia finis di posisi ke-17 dengan 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.