Kader Demokrat di Daerah Tidak Solid Dukung Prabowo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kanan depan) melambaikan tangan kepada media saat bertemu dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Mega Kuningan, Jakarta, Rabu, 25 Juli 2018. Zulkifli hadir bersama lima petinggi PAN, di antaranya Wakil Ketua Umum PAN Mulfachri Harahap, Viva Yoga, dan Hanafi Rais. TEMPO/Subekti

    Ketum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kanan depan) melambaikan tangan kepada media saat bertemu dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Mega Kuningan, Jakarta, Rabu, 25 Juli 2018. Zulkifli hadir bersama lima petinggi PAN, di antaranya Wakil Ketua Umum PAN Mulfachri Harahap, Viva Yoga, dan Hanafi Rais. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kader Demokrat di daerah belum solid seratus persen mendukung partai ini berkoalisi dengan Prabowo Subianto. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan ada 30 persen pengurus daerah yang menginginkan partai menggandeng Jokowi. Beberapa waktu lalu, Demokrat meminta kader daerah menggelar survei internal soal arah dukungan.

    Baca: Pertemuan SBY - Prabowo, Demokrat: Prabowo Datang Sebagai Capres

    "Ini suara sementara ya yang sudah masuk dari seluruh DPD," kata Ferdinand melalui pesan WhatsApp, Rabu, 25 Juli 2018. Data itu dikumpulkan pada 24 Juli 2018. Sementara itu, ada 70 persen yang mendukung koalisi Prabowo.

    Salah satu yang mendukung koalisi Prabowo adalah DPD Demokrat Jakarta. Keputusan dukungan tersebut tertuang dalam sebuah surat rekomendasi hasil Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Demokrat DKI Jakarta yang digelar di Jakarta pada Senin, 23 Juli 2018. Bahkan, DPD Demokrat Jakarta meminta pimpinan pusat memperjuangkan AHY maju sebagai cawapres.

    Partai Demokrat memang belum menyatakan resmi bakal mendukung Prabowo. Pasca pertemuan SBY - Prabowo, banyak pihak yang memastikan kedua partai ini akan bergabung dalam Pilpres 2019. Namun, SBY dan Prabowo memastikan masih ada beberapa hal teknis yang akan mereka selesaikan.

    Simak juga: Jokowi Bertemu 6 Partai Koalisi, Demokrat: Kami Buka Jalan Lain

    Menurut Ferdinand, Demokrat dan Gerindra sudah sepakat untuk berkoalisi dalam Pilpres 2019 meski belum diumumkan. "Makanya dibentuk tim kecil untuk mematangkan rangka kerja 5 tahun ke depan, masa depan Indonesia," kata dia.


     

     

    Lihat Juga