Rabu, 19 Desember 2018

Kerja Sama BNN dan Kwarnas, Pramuka Jadi Relawan Anti Narkoba

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menandatangani nota kerja sama dengan Kepala BNN di Jakarta, 20 Juli 2018. [Dok: Humas Kwarnas]

    Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menandatangani nota kerja sama dengan Kepala BNN di Jakarta, 20 Juli 2018. [Dok: Humas Kwarnas]

    TEMPO.CO, Jakarta  - Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dalam pemberantasan narkoba. Kerja sama ini meliputi empat bidang, yakni pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, peredaran, serta prekursor narkotika.

    Baca juga: Tokoh Pramuka: Ajaran Baden Powell Relevan dengan Kids Zaman Now

    "Tujuannya tentu mewujudkan masyarakat bersih narkoba dengan melibatkan Gerakan Pramuka sebagai motor penggeraknya di bidang pencegahan, sekaligus untuk membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba," ujar Kepala BNN Komisaris Jenderal Heru Winarko dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa 24 Juli 2018.

    Kerja sama ini dilakukan dalam bentuk nota kesepahaman antara BNN dan Gerakan Pramuka. Nota kesepahaman ini ditandatangai oleh Heru dan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault pada Jumat pekan lalu.

    Heru mengatakan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara BNN dan Kwarnas Gerakan Pramuka beberapa bulan lalu. Dalam kerja sama ini, anak-anak pramuka akan dilibatkan sebagai relawan anti narkoba.

    "Relawan ini adalah orang yang menyediakan waktunya untuk bekerja sukarela dalam penyebarluasan komunikasi, informasi, dan edukasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat secara luas," katanya.

    Heru menuturkan para pramuka ini nantinya akan dibekali pemahaman dan pengetahuan tentang nakoba. Pemahaman itu antara lain terkait peredaran narkoba, jenis, serta dampak dari barang haram itu. "Setelah memahami, pramuka (nanti) bisa melindungi diri sendiri, dan lebih luas lagi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," ucapnya.

    Simak juga: HUT Pramuka 2017, Adhyaksa: Pramuka Generasi Terbaik Masa Depan

    Adapun, Adhyaksa Dault menyambut baik kerja sama dengan BNN ini. Menurut dia, sudah sejak lama pramuka sangat prihatin melihat fenomena narkoba yang menimpa generasi muda Indonesia. "Banyak generasi muda mati sia-sia karena narkoba," tuturnya.

    Adhyaksa mengatakan selama ini tidak ada pramuka aktif yang memiliki tanda kecakapan khusus pengguna narkoba. Karena itu, kata dia, pramuka bisa mengambil peran ikut mencegah bahaya narkoba di masyarakat. "Jadi kerja sama ini sangat tepat," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.