Kemendikbud Tawarkan 3 Kunci Pendidikan di Hari Anak Nasional

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • logo kemendikbud

    logo kemendikbud

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan, Sekretariat Jenderal Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, Hendraman, mengatakan pentingnya memperingati Hari Anak Nasional 2018 untuk mengetahui bagaimana perkembangan pendidikan mereka. Menurut Hendraman, perkembangan dan pertumbuhan anak dalam pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan sekolah.

    "Dalam Hari Anak Nasional 2018, perkembangan dan pertumbuhan anak, semua itu tidak mungkin hanya digantung pada sekolah. Orang tua dan masyarakat juga wajib ikut serta, karena tidak akan mungkin membiarkan diurus sekolah saja," kata Hendraman di Jakarta, Senin, 23 Juli 2018.

    Baca: Hari Anak Nasional, Intip 5 Kegiatan Seru Jokowi dengan Anak

    Tri pusat pendidikan adalah tiga kunci yang bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan terhadap anak, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. "Saya tetap berpegang pada prinsip sinergi tri pusat pendidikan dan masing-masing itu harus bertanggung jawab sesuai tanggung jawabnya," ujarnya.

    Untuk mewujudkan sinergi itu, kata Hendraman, harus dibangun komunikasi dan keterbukaan antarpihak. "Selama ini satu pihak mencoba menutupi yang lain. Lebih baik orang tua ada inisiatif, tetapi sekolah juga harus memberikan informasi tentang anak-anaknya."

    Menurut Hendraman, setiap orang tua harus berpartisipasi dan duduk bersama anak untuk mendampingi mereka belajar. Orang tua juga mengetahui apa yang dibutuhkan untuk kebaikan pendidikan mereka.

    "Orang tua mempunyai sensitivitas (terkait anak), orang tua harus rajin meluangkan waktu yang dinikmati bersama-sama dengan orang-orang yang dicintai seperti keluarga, perlu duduk sama anak-anak," katanya.

    Sebelumnya, Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pembangunan Karakter Arie Budhiman mengatakan guru, keluarga, dan masyarakat sebagai tri pusat pendidikan mempunyai peran penting dalam penguatan pendidikan karakter yang harus saling bekerja sama dalam penerapannya.

    "Tri pusat pendidikan ini mempunyai peran penting dalam mewujudkan tujuan dari program penguatan pendidikan karakter. Kita harus kembali berkonsentrasi pada tiga semboyan pendidikan yang disampaikan oleh Ki Hadjar Dewantara," ujarnya.

    Penguatan pendidikan karakter adalah program Kemendikbud yang dilaksanakan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati, yaitu etik dan spiritual; olah rasa, yaitu estetik; olah pikir, yaitu literasi dan numerasi.

    Arie mengatakan program penguatan pendidikan karakter Kemendikbud di Hari Anak Nasional perlu digelorakan. Ini menjadi bagian membentuk generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berkarakter. Dalam mencapai tujuan tersebut, bukan hanya guru yang menjadi tombak utama, melainkan keluarga dan masyarakat juga ikut serta mewujudkannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.