Minggu, 22 September 2019

Wali Kota Minta Jokowi Beri Dana Kelurahan seperti Dana Desa

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany bersama para wali kota Se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 23 Juli 2018. Tempo / Friski Riana

    Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany bersama para wali kota Se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 23 Juli 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Bogor - Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Airin Rachmi Diany mengatakan salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan para wali kota kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi adalah tentang dana kelurahan. Para wali kota meminta Jokowi membuat kebijakan mengenai bantuan keuangan untuk kelurahan.

    Formulasinya diserahkan kepada pemerintah pusat. “Yang penting ada anggaran yang masuk ke kelurahan seperti dana desa,” kata Airin seusai bertemu dengan Jokowi dalam pertemuan bersama para wali kota sesi pertama di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018.

    Baca:
    Kenali Detail Masalah, Jokowi Kumpulkan Seluruh Wali Kota
    Bermain Bareng Anak-anak, Jokowi Ingat Lagu ...

    APEKSI menilai perlunya dana kelurahan karena kompleksnya persoalan perkotaan. “Baik itu kemacetan, kriminalitas, dan lainnya, bahkan kemiskinan," ujar Wali Kota Tangerang Selatan itu.

    Pemberian bantuan keuangan terhadap kelurahan juga tidak perlu sampai membuat undang-undang. "Cukup peraturan juga bisa,” ucapnya. Yang penting, kata dia, tidak melanggar aturan. “Yang penting ada bantuan terhadap dana kelurahan yang bisa diformulakan oleh kementerian."

    Menurut Airin, Jokowi menyambut baik usulan para wali kota itu. Ia mengungkapkan Jokowi juga berpikir, kalau ada dana desa, berarti juga bisa ada dana kelurahan. Airin berharap usulan itu bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu kelurahan di perkotaan.

    Baca: Muhaimin Bantah Memaksa Jokowi ...

    Presiden Jokowi mengumpulkan wali kota se-Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin pagi, 23 Juli 2018. Melalui pertemuan itu, ia ingin mengetahui secara rinci persoalan di tiap kota. "Agar kita bisa segera menyelesaikan masalah di lapangan," tuturnya dalam sambutannya.

    Secara umum, kata Jokowi, Indonesia sedang mengalami tekanan ekonomi dari perang dagang Amerika Serikat dan Cina. Tekanan juga berasal dari suku bunga The Fed, yang tidak bisa diintervensi. Namun Jokowi menyampaikan tidak perlu terlalu khawatir atas kondisi itu. Ia juga meminta para wali kota mengantisipasi perubahan dunia yang sangat cepat.

    Simak: Survei LIPI: Pemilih PAN dan Demokrat Cenderung Pilih ...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe