Minggu, 22 September 2019

Tak Hanya Lapas Sukamiskin, Penjara Ini Pernah Punya Sel Mewah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami (tengah) bersama jajarannya menunjukkan barang-barang sitaan hasil sidak di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 22 Juli 2018. Kementerian Hukum dan HAM serentak melakukan sidak barang-barang mewah atau elektronik yang dimiliki warga binaan lapas dan rutan di seluruh Indonesia. ANTARA

    Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami (tengah) bersama jajarannya menunjukkan barang-barang sitaan hasil sidak di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 22 Juli 2018. Kementerian Hukum dan HAM serentak melakukan sidak barang-barang mewah atau elektronik yang dimiliki warga binaan lapas dan rutan di seluruh Indonesia. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski penangkapan Kepala Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Sukamiskin, Wahid Husein dengan sangkaan menerima suap untuk sel mewah dan izin keluar penjara membuat jajaran Dirjen Pemasyarakatan kaget dan mendadak sibuk, kasus ini bukan yang pertama. Sebelum kasus yang dibongkar Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Sabtu dini hari pekan lalu, 21 Juli 2018 itu, sel penjara dengan fasilitas mewah telah berkali-kali terungkap.

    Berikut adalah penghuni-penghuni yang punya sel mewah di penjara:

    Baca:
    Keluar Lapas Sukamiskin, Koruptor Ini Pernah ...
    Taman Bung Karno, Tempat Pesta Penghuni Lapas Sukamiskin ...

    • Artalyta Suryani alias Ayin, penyuap jaksa Urip Tri Gunawan. Sel Artalyta di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur tidak hanya berpendingin udara. Tapi juga dilengkapi fasilitas layaknya rumah pribadi.


    • Bob Hasan di Lapas Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Sel pengusaha kroni Soeharto ini berpendingin udara dengan kamar mandi yang nyaman. Menurut sipir atau petugas penjara, fasilitas yang diberikan untuk Bob itu merupakan paket biasa.

      Bob mendapatkan fasilitas helikopter untuk bepergian keluar Nusa Kambangan. Helikopter digunakan Bob untuk menemui keluarga dan rekan binisnya di Jakarta.

      Baca: Izin Berobat, Napi Koruptor Lapas Sukamiskin Pelesiran

    • Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Sel putra bungsu mantan Presiden Soeharto di Nusa Kambangan itu dilengkapi AC, televisi, dan fasilitas lainnya. Saat itu, biaya renovasi sel itu sekitar Rp50-75 juta. Tommy juga bebas berkomunikasi menggunakan telpon seluler.

    • Pengusaha Ricardo Gelael di Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Selnya dilengkapi spring bed, kulkas, AC, dan televisi. Waktu besuk Gelael juga spesial. Jika waktu besuk tahanan lain dibatasi 30 menit, Gelael mendapatkan waktu sampai lebih dari satu jam. Gelael banyak menerima rekan bisnis di penjara.

      Simak: Tarif Kamar Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin ...

      Bupati Kepulauan Riau Huzrin Hood mendapat fasilitas pengawalan dengan ajudan. Sipir di Lembaga Pemasyarakatan Tanjungpinang mengatakan ajudan Huzrin siaga selama 24 jam. Jadi kalau ia membutuhkan sesuatu, tinggal menyuruh ajudannya. Selama megilang dari selnya, Huzrin berada di Jakarta. Alasannya untuk berobat.
    • Sebagaimana Lapas Sukamiskin dan penjara-penjara lainnya, Lapas Krobokan, Bali juga memberikan perlakukan khusus kepada narkoba Schapelle Corby narapidana perkara narkoba. Menurut stasiun TV Australia Nine Network, pada pertengahan 2008 terpidana 20 tahun itu terpantau berada di salon di Bali untuk perawatan rambut dan pedicure.
      Corby dikabarkan sering makan bersama dengan keluarganya di salah satu restoran kebab di Kuta. Ia juga menikmati fasilitas mewah rawat inap di RSUD Sanglah, Denpasar, dengan biaya kamar Rp1,2 juta per malam plus jalan-jalan. 

    Simak juga: Begini Suasana Lapas Setelah OTT Kalapas ...

    DEWI NURITA l TEMPO NEWS ROOM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe