Program Bekerja Membantu Mengentaskan Kemiskinan Petani

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • berbincang dengan petani

    berbincang dengan petani

    INFO NASIONAL - Dalam rangka mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla mengurangi kesenjangan ekonomi, salah satu strategi yang dijalankan Kementerian Pertanian (Kementan) mengentaskan kemiskinan adalah pemberdayaan di sektor pertanian. Di bawah komando Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, sejak awal 2018 ada program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera atau disingkat Bekerja. Program pengentasan kemiskinan ini berbasis pertanian. 

    Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) Kementan Ketut Kariyasa meyakini jika terobosan adalah solusi permanen mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Perhatian dititikberatkan di sektor pertanian lantaran sebagian besar penduduk yang miskin di pedesaan adalah petani. Sebanyak 70 persen pendapatan utama mereka berasal dari sektor pertanian.   

    Tahun ini, program Bekerja akan menyasar 200 ribu Rumah Tangga Petani Miskin atau RTM di 10 provinsi.  Untuk setiap RTM akan menerima paket bantuan berupa 50 ekor ayam, tanaman sayuran-sayuran yang ditanam di lahan pekarangan. Selain itu, akan dibagikan juga beberapa jenis tanaman tahunan yakni waktu enam bulan atau kurang dari satu tahun. Dari bantuan itu, diperkirakan akan ada perolehan pendapatan sekitar Rp 2,3 juta/RTM/bulan atau Rp 550 ribu/kap/bulan. Besaran ini jauh dari batas garis kemiskinan sekitar Rp 370 ribu/kap/bulan.

    “Program ini akan mempunyai posisi penting.  Ada target dalam waktu kurang dari setahun sudah mampu membalikkan status rumah tangga petani miskin di perdesaan menjadi rumah tangga sejahtera,” ujar Kariyasa.

    Kementan,  menurut Kariyasa, memproyeksi bahwa pengembangan program Bekerja berbasis pertanian juga berdampak pada peningkatan ketersediaan pangan, peningkatan konsumsi pangan dan kualitas gizi keluarga. Seiring dengan itu, dampak lain yang terjadi yaitu membaiknya kondisi sosial masyarakat. 

    “Kami harapkan pengangguran menurun sehingga keresahan masyarakat juga berkurang karena program ini turut menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan. Karena itu, secara tidak langsung, program Bekerja ini dapat mengurangi laju jumlah masyarakat yang mencari pekerjaan ke kota (urbanisasi),” ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.