Minggu, 22 September 2019

Ketua MPR Panen Raya Kopi di Lampung Barat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saatnya kopi asal Lampung Barat dinikmati oleh penggemar kopi seluruh dunia, karena rasanya memang enak

    Saatnya kopi asal Lampung Barat dinikmati oleh penggemar kopi seluruh dunia, karena rasanya memang enak

    INFO MPR - Ketua MPR Zulkifli Hasan ikut panen raya kopi sekaligus meresmikan Kampung Kopi Rigis Jaya di Kecamatan Gunungterang Kabupaten Lampung Barat, Minggu 22 Juli 2018.  Acara Panen Raya ini dihadiri 5000 warga dan petani kopi serta Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin dan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang.

    Dalam sambutannya di acara itu, Zulkifli mengajak bupati, wakil rakyat, kepala dinas perkebunan, dan elemen pemerintah untuk terus bekerja untuk rakyat. Sebab, upaya kecil yang dilakukan pemerintah bagi warganya mempunyai arti besar bagi masyarakat.

    "Boleh jadi yang kita lakukan kecil nilainya, namun sangat berarti bagi masyarakat," ujar Zulkifli.

    Dia juga memotivasi para petani untuk terus mengembangkan pertanian kopi. Apalagi saat ini penggemar kopi semakin banyak dan menjadi gaya hidup masyarakat kelas menengah.

    "Sekarang kopi makin digemari dan harganya mencapai 60 sampai 80 ribu per cup. Ini peluang bagi petani kopi untuk meningkatkan pendapatan. Apalagi kopi Indonesia salah satu yang terbaik di dunia," tutur Zulkifli.

    Karena itu, perlu usaha memperbaiki tata niaga perdagangan kopi agar penjualan komoditas bisa sepenuhnya dinikmati petani. Perbaikan alur tata niaga ini penting agar harga tidak anjlok ketika panen. Sebab, faktanya banyak keterbatasan yang dimiliki petani yakni  permodalan, penguasaan teknologi, dan akses pasar.

    “Karena itulah membutuhkan dukungan kepala dinas, bupati, pihak swasta, serta komponen masyarakat lainnya," ucap dia.

     Jika ada pembenahan produksi kopi dari hulu dan hilir, Zulkifli yakin produksi Kopi Lampung akan mendunia. Apalagi, kopi Lampung juga memiliki kualitas terbaik.

    "Kopi Lampung ini memang dari aslinya sudah bagus. Kalau diolah akan makin mendunia karena memang nikmat. Sudah waktunya kopi Indonesia mendunia," katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.