Tiga WNI Ditangkap di Malaysia, Polri Upayakan Bawa Pulang Mereka

Reporter

Wakalpolri Komisaris Jenderal Syafruddin saat meninjau situasi arus mudik di Stasiun Gambir Jakarta Pusat, Senin 11 Juni 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan tiga warga negara Indonesia yang ditangkap di Malaysia akan segera dibawa pulang ke Indonesia. Ketiga WNI ditangkap di Malaysia itu diupayakan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Indonesia.

Baca: 3 WNI Ditangkap di Malaysia atas Dugaan Terorisme

"Sedang dikoordinasikan dengan aparat diraja Malaysia, antara BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) dan PDRM (Polisi Diraja Malaysia). Nanti kalau sudah selesai, bisa kami bawa pulang. Kami akan investigasi di sini," kata Syafruddin di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Juli 2018.

Tiga orang WNI yang ditangkap kepolisian Malaysia (PDRM) diduga terafiliasi dengan negara Islam Irak Suriah (ISIS). Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasito mengatakan mereka masih ditahan polisi Malaysia karena masuk ke negara tersebut melalui perbatasan. Saat diperiksa di bagian imigrasi Malaysia, mereka terindikasi terkait dengan ISIS.

Baca: 3 WNI Ditangkap di Malaysia, Menlu Upayakan Akses Kekonsuleran

Menurut Setyo, tiga orang tersebut sudah masuk pantauan otoritas Malaysia sebelumnya. Kepolisian RI, kata dia, terus berkoordinasi untuk mendapatkan informasi nasib mereka. "Kami sedang melakukan koordinasi dengan atase polisi di sana, atase polisi Indonesia sedang melakukan koordinasi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut," ucapnya.

Polisi Malaysia menangkap tujuh orang yang diduga terafiliasi dengan ISIS dalam operasi khusus di empat negara bagian, Johor, Terengganu, Selangor, dan Perak, pada 12-17 Juli 2018. Tiga orang di antaranya adalah warga negara Malaysia dan sisanya adalah WNI.

Baca: WNI Ditangkap Terkait ISIS, Polri Koordinasi dengan PDRM

Pria berusia 26 tahun, WNI, menjadi terduga ISIS pertama yang ditangkap. Dia diduga telah berjanji setia dan menerima pelatihan militer dari Negara Islam Indonesia atau NII, sebuah kelompok militan Indonesia yang bertempat di Bandung. Polisi sangat yakin, terduga itu telah menikah dengan seorang perempuan Malaysia dan berencana untuk membawa istri serta anak tirinya ke Suriah bergabung dengan ISIS.

Terduga ISIS asal Indonesia yang kedua, ditahan karena diduga terkait dengan kelompok Jemaah Ansharut Daulah atau JAD. Dia diduga terlibat pembunuhan seorang polisi di kantor pusat Kepolisian wilayah Jawa Barat pada 10 Mei 2018.

WNI ditangkap di Malaysia yang ketiga diduga terkait radikalisme. Dia kedapatan menyimpan 190 rekaman video dan foto-foto aktivitas militan dalam telepon selularnya dan mengunggah gambar-gambar semacam itu di akun Facebook. Kepada polisi, dia mengaku sebagai anggota ISIS.






Dr. Jason Leong Membedah Cara Bersepeda Om-Om di Malaysia

1 hari lalu

Dr. Jason Leong Membedah Cara Bersepeda Om-Om di Malaysia

Materi paling lucu dari dr. Jason Leong malam itu adalah pembahasan tentang om-om yang hobi bersepeda.


Top 3 Dunia: Wanita Indonesia Dituduh Rampok Restoran di Malaysia

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Wanita Indonesia Dituduh Rampok Restoran di Malaysia

Berita Top 3 Dunia pada Senin 3 Oktober 2022 diawali oleh kabar seorang wanita Indonesia diyakini terlibat dalam perampokan di Malaysia


Wanita Indonesia Dituduh Ikut Merampok Restoran di Malaysia

1 hari lalu

Wanita Indonesia Dituduh Ikut Merampok Restoran di Malaysia

Polisi menangkap seorang wanita Indonesia yang dituduh ikut dalam perampokan restoran di Malaysia.


Australia Selamatkan 16 Wanita dan 42 Anak-anak dari Kamp ISIS di Suriah

1 hari lalu

Australia Selamatkan 16 Wanita dan 42 Anak-anak dari Kamp ISIS di Suriah

Banyak wanita dan anak-anak warga negara Australia di kamp pengungsi ISIS di Suriah.


Ada 1,3 juta Tenaga Kerja Asing, Malaysia: Sudah Cukup

2 hari lalu

Ada 1,3 juta Tenaga Kerja Asing, Malaysia: Sudah Cukup

Kementerian Sumber Manusia (KSM) Malaysia menyebut ada 1,3 juta tenaga kerja asing saat ini ada di Malaysia


Sultan Sulu Minta Belanda Sita Aset, Malaysia: Petronas Bukan Milik Negara

3 hari lalu

Sultan Sulu Minta Belanda Sita Aset, Malaysia: Petronas Bukan Milik Negara

Pemerintah Malaysia menyatakan aset Petronas bukan milik pemerinta. Ahli waris Sultan Sulu meminta aset pemerintah Malaysia termasuk Petronas disita.


PM Malaysia Selidiki Mantan Jaksa Agung yang Tangani Kasus Korupsi Petinggi UMNO

3 hari lalu

PM Malaysia Selidiki Mantan Jaksa Agung yang Tangani Kasus Korupsi Petinggi UMNO

PM Malaysia memerintahkan penyelidikan atas kemungkinan pelanggaran oleh mantan jaksa agung yang menangani kasus korupsi beberapa anggota senior UMNO


UMNO Galang Mandat Lebih Besar, Pemilu Malaysia Digelar Tahun Ini

3 hari lalu

UMNO Galang Mandat Lebih Besar, Pemilu Malaysia Digelar Tahun Ini

UMNO, yang merupakan komponen terbesar dari koalisi berkuasa di Malaysia, setuju untuk mengadakan pemilihan umum tahun ini.


Top 3 Dunia: Pengakuan Putin, Sultan Sulu Versus Malaysia, dan Krisis Energi Jerman

4 hari lalu

Top 3 Dunia: Pengakuan Putin, Sultan Sulu Versus Malaysia, dan Krisis Energi Jerman

Berita Top 3 Dunia soal Putin akui kesalahan perekrutan wamil, Sultan Sulu gugat Malaysia, dan Jerman anggarkan Rp2,9 kuadriliun untuk krisis energi


Calon Dubes Malaysia di Jakarta Diplomat Karier

4 hari lalu

Calon Dubes Malaysia di Jakarta Diplomat Karier

Setelah penunjukan seorang politisi batal, Malaysia kemungkinan menunjuk diplomat karier sebagai dubesnya di Jakarta yang lowong sejak April lalu.