Jokowi Sebutkan Alumni PMII yang Banyak Bantu Pemerintah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional VI Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Tahun 2018di Jakarta, Jumat 20 Juli 2018. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional VI Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Tahun 2018di Jakarta, Jumat 20 Juli 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengapresiasi alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) lantaran sudah banyak membantu kinerja pemerintah. Salah satu alumni yang disebut Jokowi berkontribusi adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

    Jokowi menuturkan, pria yang akrab disapa Cak Imin itu banyak membantu pekerjaannya. Salah satunya dalam kerja-kerja politik. "Terutama dalam mendirikan posko-posko Join," kata dia saat membuka Musyawarah Nasional VI Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) di Hotel Luwansa, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018. Pernyataan itu sambut tawa peserta musyawarah.

    Baca:
    Survei LIPI: Pemilih PAN dan Demokrat Cenderung Pilih Jokowi
    3.000 Santri Geruduk Jakarta Dukung Cak Imin Cawapres Jokowi

    Posko Join merupakan posko pemenangan untuk Cak Imin sebagai calon wakil presiden Jokowi. Kata Join adalah kependekan dari Jokowi-Cak Imin.

    Selain Wakil Ketua MPR itu, Jokowi juga menyebut alumni PMII lain. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri salah satunya. Jokowi menuturkan, Hanif memiliki pendekatan yang bagus dengan serikat pekerja. "Karena sangat bagusnya pendekatan dia, demo-demo serikat pekerja sangat banyak berkurang."

    Baca:
    Siapa Cawapres Jokowi?, Khofifah: Mbok Sabar
    Demo Mahasiswa Ricuh, PMII Yogyakarta Sebut Aksi ...

    Alumni PMII lain yang disebut Jokowi adalah Menteri Pemuda dan Olahraha Iman Nahrawi. Alumni PMII ini disebut Jokowi sangat bekerja keras menghadapi Asian Games 2018. "Mungkin sudah enam bulan ini kurang tidur karena mempersiapkan Asian Games 2018," kata Presiden.

    Pembukaan Musyawarah Nasional IKA PMII tahun ini yang dibuka Presiden Jokowi juga dihadiri sejumlah menteri dan petinggi partai politik. Selain nama-nama di atas, hadir pula Menteri Sekretariat Kabinat Pramono Anung dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj. Hadir pula Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy.


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.