Prabowo - SBY Bakal Bertemu, Gerindra: Bicara Soal AHY Cawapres

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 04-berut-Prabowo-SBY

    04-berut-Prabowo-SBY

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ahmad Riza Patria membocorkan, pertemuan antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang rencananya dilakukan pada Selasa, 24 Juli 2018, salah satunya akan membahas soal kemungkinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres Prabowo.

    Baca juga: Survei LIPI: Publik Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

    Menurut Riza, selama ini Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat itu dielu-elukan sebagai sosok yang memiliki punya banyak nilai tawar seperti, memiliki segmen pasar pemilih pemula, cerdas, dan juga tampan. "Nah, dalam pertemuan tersebut, ini yang akan kita kaji, apa nilai plus kehadiran AHY kalau jadi cawapres Prabowo," ujar Riza Patria di Kompleks Parlemen, Senayan pada Jumat, 20 Juli 2018.

    Tak hanya AHY, ujar Riza, Gerindra juga akan menimbang calon lainnya yang diajukan oleh koalisi. "Sebagaiamana juga kita diskusi dengan PAN yang menyodorkan Zulkifli Hasan, kita kaji nilai plus minusnya. Hal yang sama dengan PKS," ujar dia.

    Sebelumnya, Prabowo dijadwalkan bertemu SBY untuk membahas masalah politik pada Rabu, 18 Juli 2018. Namun pertemuan ini harus ditunda karena SBY sakit dan harus dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

    Baca juga: Pertemuan SBY - Prabowo, Politikus Demokrat: Koalisi Semakin Kuat

    Alhasil, Prabowo menjenguk SBY di RSPAD pada 18 Juli 2018 sekitar pukul 18.30. Gerindra berharap, penjadwalan ulang pertemuan keduanya pada 24 Juli mendatang, tidak lagi ada halangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.